JABAR EKSPRES – Gelombang antusiasme masyarakat terhadap proses seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis periode 2026–2031 mulai terlihat. Hingga memasuki hari kesembilan masa pendaftaran yang dibuka sejak 20 Januari lalu, Panitia Seleksi telah mencatat sembilan nama pendaftar dari berbagai latar belakang profesi dan keahlian.
Capaian awal yang dinilai positif ini menunjukkan tingginya kepedulian dan minat tokoh terbaik daerah untuk berkontribusi dalam pengelolaan zakat yang lebih profesional dan berdampak luas.
Ketua Tim Seleksi, K.H. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi yang akrab disapa Ang Icep, mengonfirmasi perkembangan tersebut dalam keterangan persnya, Rabu (28/1/2026). Ia mengapresiasi semangat para pendaftar awal sekaligus mengingatkan bahwa kesempatan masih terbuka lebar bagi calon-calon potensial lainnya. Pendaftaran resmi akan ditutup pada Kamis, 29 Januari 2026.
Baca Juga:Baznas Ciamis Raih Indonesia Fundraising Award, Gerbang Sakti Jadi PenopangLansia di Ciamis Kehilangan Emas dan Uang Rp2 Juta, Diduga Dihipnotis di Pasar Manis
“Alhamdulillah, sampai hari ini sudah sembilan orang yang mendaftar. Ini menunjukkan adanya kepedulian dan minat dari tokoh-tokoh terbaik untuk berkontribusi dalam pengelolaan zakat di Kabupaten Ciamis,” ujar Ang Icep.
Adapun kesembilan nama yang telah mendaftar dan tercatat secara administratif adalah Ahmad Aos Abdul Azis, S.E. Sy; Drs. Syarif Nurhidayat, M.Si; Mamad Ahmad Solihin; Dr. H. Wasdi, M.Si; Drs. H. Lili Miftah, M.BA; Fuad Farhani, S.S; Aa Abdullah Ramdani; Drs. H. Asep Badruzzaman, M.H; serta H. Didin Sa’adudin Ahmad Fatoni, S.Ag., M.Si. Keragaman latar belakang mereka, mulai dari akademisi, praktisi, hingga birokrat dan ulama, diharapkan dapat memperkaya kualitas proses seleksi.
Lebih lanjut, Ang Icep menegaskan komitmen penuh Tim Seleksi untuk menjalankan seluruh tahapan dengan berpedoman pada asas profesionalitas, transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas.
Menurutnya, seleksi ini bukan sekadar memenuhi formalitas administratif, tetapi lebih pada upaya menjaring figur pemimpin yang memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas moral, dan kompetensi teknis yang mumpuni di bidang pengelolaan dana umat.
“Ini bukan sekadar formalitas. Kami ingin memastikan pimpinan BAZNAS ke depan benar-benar figur yang amanah, kompeten, dan mampu membawa lembaga ini lebih maju,” tegasnya penuh keyakinan.
