JABAR EKSPRES – Kondisi banjir yang melanda Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, masih terbilang memprihatinkan. Hingga Rabu (21/1/2026), ketinggian air di wilayah tersebut dilaporkan masih mencapai sekitar 2,5 meter pada titik tertinggi dan 70 sentimeter pada titik terendah.
Akibat bencana ini, sebanyak 7.158 jiwa terdampak dan hingga kini masih mengungsi serta belum dapat kembali ke rumah masing-masing.
Untuk memastikan keamanan rumah warga yang ditinggalkan, Polda Jawa Barat menurunkan personel guna melakukan patroli rutin di kawasan terdampak banjir. Langkah ini dilakukan guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Baca Juga:Belanja di Ciwalk Makin Seru, Banyak Hadiah dan Promo RomantisIni 4 Jenis Olahraga Ringan, Tubuh Makin Sehat!
“Kami melaksanakan patroli rutin, baik siang maupun malam hari, di sejumlah lokasi yang penduduknya masih mengungsi. Hal ini untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, Kamis (22/1).
Selain pengamanan, Polda Jabar juga terus menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban banjir. Bantuan tersebut berupa makanan, kebutuhan pokok, serta dukungan pelayanan kesehatan.
“Kami telah menyalurkan bantuan makanan dari Polda Jabar serta bantuan dari masyarakat yang secara sukarela turut membantu. Sebagian besar warga masih mengungsi di rumah keluarga maupun kerabat,” jelasnya.
Di bidang kesehatan, Polda Jabar juga memberikan layanan medis bagi warga terdampak. Tercatat, sekitar 1.100 keluarga telah mendapatkan pelayanan kesehatan, baik di lokasi pengungsian maupun langsung di titik kejadian.
“Bantuan pelayanan kesehatan terus kami berikan, termasuk pemeriksaan dan pengobatan bagi warga yang membutuhkan,” tambah Hendra.
Melalui berbagai upaya tersebut, Polda Jabar menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman, bantuan kemanusiaan, serta pelayanan kesehatan bagi korban bencana banjir.
