JABAR EKSPRES – Tingkat pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BIPIH) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada musim haji 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Hingga memasuki masa perpanjangan pelunasan tahap kedua, baru 97 calon jemaah yang telah melunasi dari total kuota 168 orang.
Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bandung Barat, kuota jemaah haji tahun 2026 terdiri dari 105 calon jemaah berdasarkan nomor urut porsi dan 63 jemaah prioritas lansia. Namun hingga kini, tingkat pelunasan masih berada di kisaran 57-58 persen.
Baca Juga:Belanja di Ciwalk Makin Seru, Banyak Hadiah dan Promo RomantisIni 4 Jenis Olahraga Ringan, Tubuh Makin Sehat!
Kepala Kantor Kemenhaj KBB, Enjah Sugiarto, mengatakan bahwa proses pelunasan saat ini masih berlangsung dalam masa perpanjangan tahap kedua dan dijadwalkan berakhir pada Jumat, 23 Januari 2026.
“Per hari ini baru 97 jemaah yang melunasi biaya haji. Masih ada waktu sampai 23 Januari untuk perpanjangan tahap kedua,” ujar Enjah saat dikonfirmasi, Kamis (22/1/2026).
Ia menegaskan, calon jemaah yang tidak menyelesaikan pelunasan hingga batas waktu yang ditentukan dipastikan batal berangkat pada musim haji tahun ini. Kuota yang tidak terserap tersebut akan dialihkan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.
“Kalau sampai batas akhir tidak melunasi, otomatis tidak berangkat tahun 2026 dan kuotanya digantikan sesuai mekanisme urutan provinsi,” jelasnya.
Menurut Enjah, pengganti calon jemaah yang tidak melunasi tidak selalu berasal dari Kabupaten Bandung Barat. Kuota tersebut dapat diisi oleh calon jemaah dari kabupaten atau kota lain di Jawa Barat yang masuk dalam daftar cadangan provinsi.
“Bisa saja diisi oleh calon jemaah dari daerah lain di Jawa Barat. Sebaliknya, cadangan jemaah dari KBB juga berpeluang mengisi kuota daerah lain yang tidak terserap,” katanya.
Jika dibandingkan dengan musim haji tahun sebelumnya, tingkat pelunasan di Bandung Barat tahun ini mengalami penurunan cukup signifikan. Pada musim haji 2025, jumlah jemaah yang melunasi bahkan melebihi kuota yang tersedia.
Baca Juga:Kolaborasi! UNINUS dan IDIP RI Gelar Webinar Internasional PendidikanWali Kota Dedie Tekankan Pembuangan Puing Pembongkaran Pasar dan Plaza Bogor Harus Rapi dan Tertib
“Tahun lalu justru surplus. Dari kuota 1.066 orang, yang melunasi mencapai 1.223 jemaah atau lebih dari 100 persen. Sementara tahun ini baru sekitar 57 sampai 58 persen,” ungkap Enjah.
