Alcaraz dan Sinner Siapkan Strategi Baru Jelang Australian Open 2026

Alcaraz dan Sinner Siapkan Strategi Baru Jelang Australian Open 2026
Petenis asal Italia, Jannik Sinner, menjalani sesi latihan sebagai persiapan menghadapi Australian Open 2026 di Melbourne Park, Australia, pada Rabu (14/1/2026). (SUMBER FOTO: Tennis Australia/Scott Barbour via ANTARA)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Petenis peringkat satu dan dua dunia, Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner, mulai mempersiapkan diri secara serius jelang Australian Open 2026 setelah tiba di Melbourne. Kedua rival utama ini dikabarkan tengah mengembangkan “senjata” baru guna meningkatkan performa dan menghadapi persaingan ketat di turnamen Grand Slam pembuka musim tersebut.

Carlos Alcaraz mengungkapkan bahwa pembaruan dalam permainannya lahir dari evaluasi atas sejumlah kekalahan yang ia alami belakangan ini.

“Saya perlu menambahkan senjata baru untuk tetap unggul,” ujarnya.

Petenis asal Spanyol itu menilai dirinya perlu menambah variasi dan elemen baru agar tetap berada di level tertinggi. Menurut Alcaraz, pengembangan senjata baru menjadi kunci untuk terus unggul dan bersaing di puncak tenis dunia.

Baca Juga:Trump Ragukan Peran Denmark di Greenland, Sebut AS Harus Turun Tangan Demi KeamananHarga Emas Global Hari Ini 15 Januari 2026 Melemah Tipis, Masih Bertahan di Level Tinggi

Menariknya, Alcaraz tiba di Australia tanpa didampingi pelatih lamanya, Juan Carlos Ferrero, setelah keduanya resmi berpisah pada Desember lalu. Untuk musim 2026, peran pelatih utama kini diemban oleh Samuel Lopez, yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih.

Di bawah arahan Lopez, tim Alcaraz berencana menerapkan penyesuaian taktik, termasuk permainan baseline yang lebih agresif, pendekatan ke net yang lebih sering, serta peningkatan kualitas servis.

Alcaraz sendiri mengincar pencapaian besar, yakni menyempurnakan Grand Slam Career sekaligus menghentikan langkah Jannik Sinner yang berambisi meraih gelar Australian Open untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Di sisi lain, Jannik Sinner juga telah tiba di Melbourne dan mulai menjalani sesi latihan intensif, salah satunya bersama rekan senegaranya, Flavio Cobolli. Meski sempat muncul rumor mengenai pensiunnya Darren Cahill, pelatih berpengalaman tersebut tetap berada dalam tim Sinner untuk Australian Open 2026.

Keputusan ini diambil setelah kesepakatan dicapai usai keberhasilan Sinner menjuarai Wimbledon.

Selain Cahill, Simone Vagnozzi masih menjadi sosok penting dalam tim kepelatihan Sinner yang bertekad mempertahankan gelar Australian Open dan merebut kembali peringkat satu dunia dari Alcaraz.

Tim pelatih Sinner juga melakukan sejumlah penyesuaian taktis agar permainannya menjadi lebih bervariasi dan sulit ditebak, terutama setelah kekalahannya dari Alcaraz di final US Open 2025.

0 Komentar