Trump Ragukan Peran Denmark di Greenland, Sebut AS Harus Turun Tangan Demi Keamanan

Trump Ragukan Peran Denmark di Greenland, Sebut AS Harus Turun Tangan Demi Keamanan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (SUMBER FOTO: ANTARA/Anadolu/py)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan keraguannya terhadap kemampuan Denmark dalam menjaga Greenland dari potensi ancaman Rusia maupun China. Menurut Trump, Denmark dinilai tidak memiliki kapasitas pertahanan yang memadai untuk melindungi wilayah strategis tersebut.

“Saya tak bisa mengandalkan Denmark untuk mempertahankan diri mereka sendiri,” ujar Trump saat menyampaikan pernyataannya di Gedung Putih.

Ia juga menyinggung langkah militer Denmark yang dianggap simbolis, seperti penambahan patroli kereta luncur anjing oleh unit khusus Sirius Dog Sled Patrol yang bertugas di Greenland. Trump menilai langkah tersebut tidak akan cukup untuk menghadapi ancaman besar.

Baca Juga:Janice Tjen Tembus Semifinal Ganda Putri Hobart International 2026Malaysia Nyatakan Ikut Langsung Misi Sumud ke Gaza, Anwar Tegaskan Dukungan untuk Palestina

“Mereka menempatkan satu kereta luncur anjing tambahan. Bulan lalu mereka menambah satu lagi, itu tak akan menyelesaikan masalah,” ujarnya.

Trump menegaskan bahwa keterlibatan Amerika Serikat di Greenland sangat penting demi kepentingan keamanan nasional AS. Ia berpendapat, jika AS tidak mengambil peran aktif, maka Rusia dan China berpotensi masuk dan memperluas pengaruh mereka di kawasan tersebut.

“Jika kami tidak masuk, Rusia akan masuk, dan China akan masuk. Dan tak ada satu pun yang bisa dilakukan Denmark untuk menghentikannya, tetapi kami bisa melakukan segalanya,” katanya.

Menurutnya, Denmark tidak akan mampu mencegah hal itu, sementara Amerika Serikat memiliki kemampuan penuh untuk melakukannya.

Pernyataan tersebut disampaikan tak lama setelah Wakil Presiden AS JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio menggelar pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen serta Menteri Luar Negeri Greenland Vivian Motzfeldt di Gedung Putih. Pertemuan itu membahas masa depan Greenland dan hubungan keamanan di kawasan Arktik.

“Kami tidak berhasil mengubah sikap Amerika. Presiden (Trump) jelas memiliki keinginan untuk menaklukkan Greenland,” ujarnya.

Usai pertemuan, Rasmussen mengungkapkan bahwa pihaknya belum berhasil mengubah pandangan Amerika Serikat. Ia menyatakan Presiden Trump secara terbuka menunjukkan keinginan untuk menguasai Greenland.

Baca Juga:Harga Emas Hari Ini Melonjak, Sentuh Tren Positif Global di Awal 2026Onic Hadapi Evil Demi Peluang Lolos Knockout M7 World Championship

Rasmussen menegaskan bahwa Denmark telah menyampaikan dengan jelas bahwa langkah tersebut bertentangan dengan kepentingan Kerajaan Denmark.

Meski terdapat perbedaan pandangan yang tajam, Denmark dan Amerika Serikat sepakat untuk membentuk kelompok kerja tingkat tinggi guna membahas solusi dan arah kebijakan ke depan terkait Greenland. Rasmussen menyebut dialog tetap penting untuk menjaga hubungan bilateral kedua negara.

0 Komentar