JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memastikan pembangunan jalur khusus tambang di wilayah Parungpanjang dan sekitarnya akan segera direalisasikan.
Kebijakan ini menjadi solusi jangka panjang untuk menekan dampak aktivitas kendaraan tambang yang selama ini dikeluhkan warga Bogor Barat.
Kepastian tersebut disampaikan Bupati Bogor Rudy Susmanto saat berdialog dengan perwakilan masyarakat yang menggelar aksi di Kecamatan Cigudeg, Senin (12/1). Ia menegaskan, pembebasan lahan untuk jalur khusus tambang telah masuk dalam perencanaan dan dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor Tahun 2026.
Baca Juga:Rekomendasi 6 Minuman, Jaga Gula Darah Tetap Stabil5 Rutinitas Sehat di Usia 50, Bantu Tetap Kuat hingga Usia 80 Tahun
“Pembebasan lahan jalur tambang sudah masuk perencanaan dan akan dibiayai melalui APBD Tahun 2026,” ujar Rudy, Selasa (13/1).
Menurut Rudy, pembangunan jalur khusus tambang merupakan langkah nyata dan berkelanjutan untuk memisahkan jalur angkutan tambang dari kawasan permukiman. Dengan begitu, keselamatan, kenyamanan, dan ketenangan masyarakat dapat lebih terjamin.
Ia menambahkan, percepatan pembangunan jalur tersebut menjadi prioritas Pemkab Bogor agar aktivitas angkutan tambang tidak lagi menggunakan jalan umum yang berpotensi menimbulkan kecelakaan serta kerusakan lingkungan.
“Ini langkah konkret agar kegiatan tambang tidak lagi berdampak langsung pada jalan umum dan keselamatan warga,” jelasnya.
Rudy juga memastikan proses pembebasan lahan akan dilakukan secara transparan dengan melibatkan berbagai pihak terkait, serta memperhatikan aspek hukum, sosial, dan lingkungan agar pembangunan berjalan adil dan berkelanjutan.
Selain itu, Pemkab Bogor terus membuka ruang dialog dengan masyarakat, tokoh lokal, dan pelaku usaha. Setiap aspirasi warga, termasuk yang disampaikan melalui aksi, disebutnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Dalam beberapa bulan terakhir kami intens berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait operasional tambang di Bogor Barat. Alhamdulillah, respons dari Bapak Gubernur Jawa Barat sangat baik dan konstruktif,” ungkapnya.
Baca Juga:Lapas Banjar Darurat Dokter, Pemkot Siapkan Bantuan SementaraPemkab Bogor Wacanakan Ruislag Aset dengan Pemprov Jabar
Ia menambahkan, setelah proses appraisal lahan rampung, Pemkab Bogor akan segera melakukan pembayaran pembebasan lahan agar pembangunan jalur khusus tambang dapat segera dimulai.
“Bogor adalah rumah kita bersama. Pemerintah hadir untuk memberi kepastian, bukan sekadar wacana. Kami berkomitmen mengawal proses ini hingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkas Rudy. (SFR)
