JABAR EKSPRES – Persib Bandung menatap laga sarat gengsi melawan Persija Jakarta dengan penuh optimisme. Duel klasik ini akan tersaji pada pekan ke-17 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1).
Menjelang pertandingan penutup putaran pertama tersebut, Maung Bandung berpeluang tampil dengan kekuatan penuh dan motivasi yang sedang berada di puncak.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, memastikan kondisi timnya berada dalam situasi yang sangat baik, mayoritas pemain berada dalam kondisi prima dan siap diturunkan.
Baca Juga:Tiket Persib vs Persija Ludes Dalam Hitungan Jam, The Jakmania Dilarang Datang!Julio Cesar Bicara Ambisi Besar Persib, Juara Lagi dan Melangkah Jauh di ACL 2
Kabar baik datang dari sejumlah pemain yang sebelumnya sempat dibekap cedera. Beckham Putra Nugraha, Eliano Reijnders, hingga Federico Barba telah dinyatakan pulih dan siap kembali memperkuat tim.
“Ini adalah persiapan yang baik. Beckham ada di sini, dia baik-baik saja, 100 persen. Bahkan Barba, saya percaya dia bisa mulai berlatih besok. Jadi, saya pikir kami akan memiliki skuad penuh, kecuali Andrew Jung,” ujar Hodak.
Tak hanya kesiapan fisik, Hodak juga menyoroti kondisi mental anak asuhnya yang dinilai sangat positif. Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, laga kontra Persija memiliki nilai emosional dan kompetitif tinggi sehingga para pemain datang dengan motivasi besar tanpa perlu dorongan tambahan dari tim pelatih.
“Suasananya bagus. Saya tidak perlu memotivasi mereka. Semua pemain sudah termotivasi. Anda lihat hari ini, semua pemain agresif, semua berlari, semua ingin bermain,” ucapnya.
Sementara itu, dari sektor penjaga gawang, Teja Paku Alam juga menunjukkan tekad kuat untuk bangkit dan tampil maksimal.
Setelah Persib harus puas bermain imbang 1-1 saat bertandang ke markas Persik Kediri, Teja memilih untuk tidak larut dalam kekecewaan. Kiper kelahiran 14 Maret 1994 tersebut langsung mengalihkan fokus ke laga krusial melawan Persija.
“Yang pasti kita harus terus belajar. Pertandingan sebelumnya kita kehilangan dua poin, jadi kita harus memperbaiki dan lebih fokus di pertandingan selanjutnya,” kata Teja.
Baca Juga:Tutupi 2025 dengan Syukur dan Kemanusiaan, Dirut BSI Pimpin Doa Akhir Tahun dari AcehPersib Perkuat Skuad, 1 Asing 2 Lokal Bakal Datang!
Bagi Teja, laga melawan Persik menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya konsentrasi penuh sepanjang pertandingan.
Ia menyadari bahwa setiap laga di Super League menuntut fokus tinggi, terutama bagi seorang penjaga gawang yang menjadi benteng terakhir pertahanan tim.
