JABAR EKSPRES – Nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah Indonesia (USD/IDR) pada Selasa, 6 Januari 2026, tercatat bergerak di kisaran Rp16.740 hingga Rp16.770 per dolar AS di pasar spot.
Kurs tengah atau mid-market USD/IDR berada di sekitar Rp16.743 per dolar AS. Angka tersebut menunjukkan kecenderungan pelemahan jika dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp16.725.
Fluktuasi ini menandakan bahwa pelaku pasar masih bersikap hati-hati dalam menyikapi berbagai perkembangan ekonomi dan geopolitik terkini.
Baca Juga:Delcy Rodriguez Dilantik sebagai Presiden Sementara Venezuela Usai Maduro Ditangkap ASSerangan Siber dari China ke Taiwan Meningkat Tajam Sepanjang 2025
Dari sisi perbankan, kurs yang ditawarkan menunjukkan variasi tergantung jenis transaksi. Bank Rakyat Indonesia (BRI), dalam pembaruan pagi hari 6 Januari 2026, menetapkan kurs beli dolar AS sebesar Rp16.600 dan kurs jual Rp16.900 untuk transaksi ritel atau transaksi kecil.
Diketahui bahwa selisih kurs tersebut mencerminkan penyesuaian risiko dan biaya operasional bank di tengah volatilitas pasar valuta asing.
Sementara itu, untuk transaksi dalam jumlah besar, BRI menawarkan kurs yang lebih kompetitif. Pada skema transaksi besar, kurs beli dolar AS berada di level Rp16.688, sedangkan kurs jual dipatok di Rp16.790. Perbedaan ini umum terjadi karena transaksi bernilai besar biasanya mendapatkan spread yang lebih sempit dibandingkan transaksi ritel.
Tekanan terhadap rupiah dalam beberapa hari terakhir dipengaruhi oleh sejumlah faktor eksternal dan internal. Dari sisi global, ketidakpastian geopolitik, khususnya terkait hubungan Amerika Serikat dan Venezuela, turut memicu penguatan dolar AS sebagai aset aman.
Di dalam negeri, perhatian pasar juga tertuju pada kinerja neraca perdagangan Indonesia serta arah kebijakan moneter ke depan. Bank Indonesia sebelumnya mencatat kurs tengah pada 5 Januari 2026 berada di level Rp16.725 per dolar AS, yang menjadi acuan penting bagi pelaku pasar dalam membaca arah pergerakan rupiah.
Ke depan, nilai tukar rupiah diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif sepanjang hari ini. Masyarakat dan pelaku usaha disarankan untuk terus memantau perkembangan kurs melalui situs resmi bank atau Bank Indonesia guna memperoleh informasi nilai tukar yang paling akurat dan terkini.*
