Bayi Panda Pertama Lahir di Indonesia, Tumbuh Sehat dengan Nama Satrio Wiratama 

Bayi Panda Pertama Lahir di Indonesia, Tumbuh Sehat dengan Nama Satrio Wiratama 
Bayi panda pertama resmi lahir di Indonesia dengan Nama Satrio Wiratama. Foto: Sekar Andini
0 Komentar

“Para pakar dan ilmuwan dari Tiongkok dan Indonesia telah bekerja dengan sangat luar biasa. Saya juga melihat langsung proses pemeriksaan kesehatan Rio hari ini, dan kondisinya sangat baik,” katanya.

Wang berharap, bayi panda Rio dapat tumbuh sehat dan kehadirannya semakin mempererat hubungan Indonesia dan Tiongkok di masa depan.

Pada kesempatan yang sama, Founder Taman Safari Indonesia, Jansen Manansang, mengatakan proses kelahiran Rio berlangsung panjang dan penuh tantangan.

Baca Juga:Transaksi Harbolnas 2025 Capai Rp36,4 Triliun, Mendag: Alami Kenaikan hingga 17 Persen Peluang Besar UMK, 1,35 Juta Sertifikat Halal Gratis Disiapkan BPJPH pada 2026

Meski demikian, tim dokter hewan dari Indonesia dan Tiongkok terus bekerja sama memastikan kesehatan induk dan bayi panda.

“Ini menjadi bukti bahwa Taman Safari Indonesia mampu meningkatkan kualitas konservasi,” kata Jansen.

Meski demikian, Jansen menyatakan, Rio beserta kedua induknya, Hu Chun dan Cai Tao, yang dipinjam dari Republik Tiongkok harus dikembalikan setelah 10 tahun sesuai perjanjian kerja sama.

Namun, ia menyebut terdapat peluang perpanjangan masa peminjaman apabila Indonesia dinilai mampu merawat panda-panda tersebut dengan baik.

“Memang kami dipinjamkan untuk kemudian dikembalikan setelah 10 tahun ke Tiongkok. Namun masih ada kemungkinan diperpanjang jika perawatannya baik. Apalagi sekarang sudah lahir bayi panda, ini menjadi bukti bahwa Taman Safari mampu meningkatkan kualitas konservasi,” katanya.

Adapun saat ini Rio ditangani sepenuhnya oleh dua dokter dan empat perawat dari Indonesia. Rio juga disebut tumbuh dengan baik dengan berat mencapai 1,9 kilogram dan kini sudah diperbolehkan keluar dari inkubator.

Taman Safari Indonesia Bogor pun tetap menjalankan protokol ketat pemantauan kesehatan hingga Rio melewati usia 100 hari, yang dianggap sebagai fase penting dalam perkembangan panda raksasa.

Baca Juga:Sistem Distribusi Siap Sejak Awal Tahun 2026, Petani Langsung Tebus Pupuk SubsidiCetat Rekor Tertinggi, Penyaluran Dana FLPP Capai 278.868 Rumah 

“Kami Taman Safari Indonesia bersama para ahli akan terus memantau kondisi kesehatan bayi panda secara intensif, termasuk pendampingan teknis dan pemantauan 24 jam hingga 100 hari ke depan, yang merupakan fase penting dalam tumbuh kembangnya panda,” tuturnya.

0 Komentar