Bayi Panda Pertama Lahir di Indonesia, Tumbuh Sehat dengan Nama Satrio Wiratama 

Bayi Panda Pertama Lahir di Indonesia, Tumbuh Sehat dengan Nama Satrio Wiratama 
Bayi panda pertama resmi lahir di Indonesia dengan Nama Satrio Wiratama. Foto: Sekar Andini
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bayi panda pertama lahir di Indonesia pada 27 November 2025 pukul 17.31 WIB, tepatnya di Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan, bayi panda tersebut diberi nama Satrio Wiratama atau dipanggil Rio oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang memiliki arti kesatria pemberani, mulia, dan berbudi luhur.

“Pagi hari ini adalah pagi yang berbahagia, karena ini tepat 40 harinya Rio lahir. Dalam tradisi di Indonesia, hari ke-40 merupakan hari yang baik,” ujar Raja Juli di Taman Safari Indonesia Bogor, Selasa (6/1/2026).

Baca Juga:Transaksi Harbolnas 2025 Capai Rp36,4 Triliun, Mendag: Alami Kenaikan hingga 17 Persen Peluang Besar UMK, 1,35 Juta Sertifikat Halal Gratis Disiapkan BPJPH pada 2026

Raja Juli menyampaikan, Rio merupakan anak dari sepasang panda yang ada di Indonesia hasil peminjaman dari Pemerintah Tiongkok, yaitu pasangan Hu Chun dan Cai Tao. Adapun Rio lahir melalui teknologi Assisted Reproductive Technology (ART) atau bayi tabung setelah beberapa kali upaya inseminasi atau proses pembuahan buatan.

Kelahiran bayi panda Rio di Indonesia tersebut pun disampaikan Raja Juli bukan hanya bagian dari upaya pelestarian satwa langka, tetapi juga memperkuat diplomasi kedua negara, yakni Republik Indonesia dan Republik Tiongkok.

“Ini tidak hanya pelestarian satwa, tetapi juga memperkuat hubungan diplomasi antara Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok yang mudah-mudahan ke depnnya berjalan semakin baik. Bayi panda ini lahir melalui teknologi bayi tabung setelah empat kali usaha, tiga kali melalui inseminasi, dan Alhamdulillah akhirnya lahir pada 27 November 2025,” katanya.

Sementara itu, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Wang Lutong, menyatakan kegembiraannya dapat menyaksikan langsung perkembangan bayi panda pertama di Indonesia.

Ia menyebut momen ini sebagai capaian penting dalam kerja sama konservasi panda antara pemerintah Indonesia dan Tiongkok.

“Ini adalah sebuah acara yang luar biasa. Setelah bertahun-tahun bekerja keras, akhirnya kita benar-benar memiliki bayi panda yang bergabung dengan keluarga panda dunia,” ujar Wang Lutong.

Menurutnya, kehadiran Rio menunjukkan bahwa kerja sama riset dan perlindungan satwa antara kedua negara berjalan dengan sangat baik.

Baca Juga:Sistem Distribusi Siap Sejak Awal Tahun 2026, Petani Langsung Tebus Pupuk SubsidiCetat Rekor Tertinggi, Penyaluran Dana FLPP Capai 278.868 Rumah 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para dokter hewan, peneliti, dan tim teknis yang terlibat dalam program konservasi panda di Taman Safari Indonesia.

0 Komentar