JABAR EKSPRES – Lonjakan tertinggi kunjungan wisatawan ke kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), diprediksi terjadi pada akhir pekan ini.
Guna mengantisipasi hal tersebut, Kepolisian Resort Cimahi menyiapkan sejumlah langkah untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas seiring berlanjutnya libur panjang gelombang kedua Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Diketahui, sejak hari pertama Tahun Baru 2026, Kamis (1/1/2026), arus kendaraan menuju kawasan wisata Lembang mulai mengalami peningkatan signifikan.
Baca Juga:Tutupi 2025 dengan Syukur dan Kemanusiaan, Dirut BSI Pimpin Doa Akhir Tahun dari AcehPersib Perkuat Skuad, 1 Asing 2 Lokal Bakal Datang!
Berdasarkan pantauan petugas lalu lintas di lapangan, kepadatan kendaraan terlihat dari ruas Jalan Setiabudi, Kota Bandung, hingga Jalan Raya Lembang, Kabupaten Bandung Barat, terutama pada jam-jam menjelang siang hari.
Kendaraan dengan pelat nomor luar daerah Bandung Raya tampak mendominasi arus masuk menuju kawasan wisata. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya minat wisatawan untuk menghabiskan libur Tahun Baru di kawasan Lembang yang dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan di Jawa Barat.
Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra mengatakan, berdasarkan laporan dan hasil pemantauan personel di lapangan, volume kendaraan yang masuk ke kawasan Lembang pada hari pertama libur panjang Tahun Baru mengalami peningkatan sekitar 30 persen dibandingkan hari normal.
“Dari hasil pemantauan kami, terjadi peningkatan arus kendaraan sekitar 30 persen pada hari pertama libur panjang Tahun Baru. Ini menjadi indikator awal bahwa lonjakan kendaraan akan terus bertambah menjelang akhir pekan,” ujar Niko di Lembang, Kamis (1/1/2026).
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, kepolisian telah menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas secara situasional, termasuk pemberlakuan sistem satu arah atau one way dari arah Kota Bandung menuju Lembang.
“Rekayasa lalu lintas one way kami berlakukan dari Jalan Setiabudi hingga Jalan Raya Lembang. Tadi sudah dua kali kami terapkan dan cukup efektif untuk mengurai kepadatan kendaraan dari arah Bandung,” katanya.
Selain itu, kepolisian juga menambah jumlah personel yang disiagakan di kawasan wisata Lembang. Personel ditempatkan di titik-titik rawan kemacetan guna melakukan pengaturan lalu lintas serta membantu pengguna jalan.
Baca Juga:Mental Juara Grup, Persib Siap Tantang Ratchaburi di 16 Besar ACL TwoBeralih ke Rumah Minimalis: Kawasan Urban dengan Prinsip Less is More
Niko menyebutkan, terdapat sejumlah titik yang berpotensi mengalami kepadatan selama momen libur panjang ini, di antaranya kawasan Simpang Beatrix, Pasar Panorama Lembang, hingga Jalan Raya Tangkuban Parahu.
