Kota Banjar Pertahankan Gelar Informatif di Anugerah KIP Jabar 2025

Kota Banjar Pertahankan Gelar Informatif di Anugerah KIP Jabar 2025
Kota Banjar Pertahankan Gelar Informatif di Anugerah KIP Jabar 2025
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam ranah tata kelola pemerintahan yang transparan.

Untuk kesekian kalinya, kota ini berhasil meraih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik sebagai Badan Publik Kategori Informatif Tahun 2025.

Pengakuan tertinggi di tingkat provinsi ini diterima langsung oleh Wali Kota Banjar dari tangan Gubernur Jawa Barat, dalam acara Refleksi Akhir Tahun Provinsi Jawa Barat yang berlangsung megah di Gedung SABUGA ITB, Bandung, pada Selasa malam (30/12/2025).

Baca Juga:Relawan PNM Kembali Turun Langsung Salurkan Bantuan dan Kuatkan Korban BencanaDe Braga by ARTOTEL Resmi Perkenalkan General Manager Baru dan Raih Sertifikasi GSTC

Penghargaan bergengsi tersebut diberikan dalam gelaran Anugerah Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP) Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 yang digelar oleh Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Barat.

Acara puncak penyerahan penghargaan dilaksanakan bersamaan dengan rangkaian acara kebudayaan usai pementasan drama musikal “RAHVAYANA: Kala Cinta Dijabar”, sebuah simbolisasi bahwa keterbukaan informasi ditempatkan sejajar dengan capaian pembangunan strategis dan kebudayaan di tanah Pasundan.

Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, Husni Farhani Mubarok, dalam sambutannya menegaskan bahwa Anugerah Monev KIP bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk pengakuan nyata atas kesungguhan badan publik dalam menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

“Pada momentum Anugerah Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Provinsi Jawa Barat Tahun 2025, Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat memberikan Anugerah Monev KIP Jabar 2025 kepada 60 Badan Publik Informatif se-Jawa Barat. Ini adalah bukti bahwa keterbukaan informasi telah tumbuh sebagai praktik nyata tata kelola pemerintahan, bukan sekadar kepatuhan administratif,” tegas Husni.

Pernyataan tersebut menggarisbawahi bahwa prestasi Kota Banjar merupakan buah dari komitmen berkelanjutan, bukan usaha instan. Penilaian Monev KIP sendiri dikenal ketat, mencakup evaluasi mendalam terhadap ketersediaan, kemudahan, dan kualitas layanan informasi publik yang disediakan oleh badan publik, termasuk kelengkapan dokumen, kecepatan respon, serta prosedur yang mudah diakses masyarakat.

Menanggapi penghargaan ini, Wali Kota Banjar menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran perangkat daerah, dengan menyoroti peran kunci Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Banjar. Menurutnya, capaian ini merupakan buah dari sinergi dan komitmen kolektif dalam mewujudkan pelayanan informasi publik yang transparan, akuntabel, dan responsif.

0 Komentar