Amankan Malam Tahun Baru, 642 Personel Gabungan Siaga di Kota Bogor

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo saat memberikan keterangannya di Mapolresta Bogor Kota, Selasa
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo saat memberikan keterangannya di Mapolresta Bogor Kota, Selasa (30/12/2025). Foto: Sekar Andini
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Polresta Bogor Kota menyiapkan pengamanan ketat untuk menjaga kondusivitas wilayah pada malam pergantian tahun. Sebanyak 642 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, dan unsur Pemerintah Kota Bogor akan disiagakan di berbagai titik strategis.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo, mengatakan pengamanan diprioritaskan pada empat lokasi yang diprediksi menjadi pusat keramaian, yakni Tugu Kujang, Air Mancur, Alun-Alun Kota Bogor, dan Lapangan Sempur.

“Sebanyak 642 personel kami siapkan bersama TNI dan Pemerintah Kota Bogor untuk pengamanan malam tahun baru. Empat titik tersebut menjadi perhatian utama kami karena potensi keramaiannya,” ujar Eko saat ditemui di Mapolresta Bogor Kota, Selasa (30/12/2025).

Baca Juga:De Braga by ARTOTEL Resmi Perkenalkan General Manager Baru dan Raih Sertifikasi GSTCGelar CSR di Cimanggung, PT MBK Ventura Ajak Kelola Keuangan dan Peduli Lingkungan 

Eko menjelaskan, pengamanan malam tahun baru disusun melalui Cara Bertindak (CB) dengan pembagian tiga ring pengamanan. Ring 1 meliputi Simpang Baranangsiang, Simpang Tugu Kujang, Empang, Irama Nusantara, hingga Simpang Air Mancur. Ring 2 mencakup kawasan Simpang Ekalokasari, Simpang BNR, Pancasan, Gunung Batu, dan Semplak. Sementara Ring 3 berada di akses masuk Kota Bogor, yakni Simpang Ciawi, Bubulak, dan Yasmin.

Selain itu, Polresta Bogor Kota juga menyiapkan Uraian Cara Bertindak (UCB) yang akan diterapkan secara situasional di lapangan. Langkah tersebut meliputi pengalihan arus lalu lintas saat terjadi kepadatan, pembatasan kendaraan dari luar daerah di ruas tertentu, serta penerapan sistem buka-tutup arus sesuai kondisi.

“Jika arus lalu lintas di dalam kota sudah padat, akan dilakukan pengalihan. Kendaraan dari luar daerah juga akan dibatasi masuk ke Kota Bogor pada ruas tertentu. Sistem buka-tutup arus akan diterapkan secara situasional,” jelasnya.

Pengamanan juga dilakukan di sejumlah gereja yang masih menggelar ibadah hingga dini hari, serta di berbagai destinasi wisata seperti Kebun Raya Bogor, Alun-Alun Kota Bogor, The Jungle, dan lokasi wisata lainnya.

“Kami melakukan pengamanan di gereja sampai dini hari. Untuk lokasi wisata, pos pantau telah didirikan dan personel, termasuk Polwan, ditempatkan di titik-titik tersebut,” tambah Eko.

Berdasarkan data Polresta Bogor Kota, volume kendaraan selama libur panjang mengalami peningkatan hingga sekitar 60 persen, sementara tingkat hunian hotel mencapai 75 persen. Meski demikian, situasi keamanan dan ketertiban di Kota Bogor masih terpantau kondusif.

0 Komentar