Program itu diberikan kepada keluarga miskin atau rentan miskin, agar mereka tetap bisa sekolah dan tidak putus sekolah akibat kendala ekonomi.
“Tujuannya mendukung program Wajib Belajar 12 tahun, membantu biaya siswa, serta mendorong siswa yang putus sekolah untuk kembali melanjutkan pendidikan,” jelas dia.
Sebab, Kang Hergun meyakini bahwa pendidikan merupakan investasi yang tidak akan langsung dirasakan, tapi akan sangat terasa saat anak-anak tersebut telah dewasa.
Baca Juga:Tingkatkan Roda Perekonomian, 50 Perusahaan Berminat Investasi Sebesar Rp240 Triliun Ciptakan Ekonomi Baru bagi Warga, Kementrans Kembangkan Wirausaha Wisata
“Pendidikan adalah investasi, pak Presiden Prabowo Subianto juga melakukan investasi pendidikan melalui Program Makan Bergizi Gratis, beasiswa pendidikan, serta pembangunan sekolah di seluruh Indonesia,” jelas dia.
Tak hanya itu, Kang Hergun juga mencatat ada ratusan masyarakat yang dibantu olehnya pada sektor kesehatan dan pendampingan administrasi kependudukan bagi masyarakat yang belum memahami.
Dari Rakyat untuk Rakyat
Kang Hergun menjelaskan, ratusan program dengan anggaran sekitar Rp11,8 Miliar itu bukan merupakan pemberian darinya maupun dari Ibu Marlyn Maisarah. Ia menyebut, program itu merupakan hak masyarakat yang diturunkan melalui mereka.
Sehingga, Ia berterima kasih kepada masyarakat Kabupaten Bogor di wilayah Barat yang sudah mempercayai dirinya sebagai wakil rakyat mereka untuk memperjuangkan harapan dan keinginan ribuan masyarakat Kabupaten Bogor wilayah Barat.
“Ini aspirasi dari masyarakat yang sama-sama saya dengan ibu Marlyn perjuangkan di bangku legislatif. Kita ingin benar-benar menjadi wakil rakyat yang mewakili apa yang diinginkan dan diharapkan masyarakat,” pungkasnya.
