Dedi Mulyadi Usulkan Masyarakat Bisa Jual Sayur hingga Ikan ke SPPG

Moratorium Izin Perumahan Dedi Mulyadi Bakal Diberlakukan Sampai Perubahan Tata Ruang
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. (Hendrik Muchlison)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengusulkan agar masyarakat bisa menjual langsung hasil bumi ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hal itu diungkapkan saat rakor terkait Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Sate, Rabu (17/12).

Dedi Mulyadi menguraikan, gagasan itu untuk mendukung perputaran ekonomi di masyarakat terkait program strategis pusat tersebut. Dengan skema ini, masyarakat atau ekonomi lokal juga bisa ikut bergeliat.

Usul itu juga disampaikan langsung di hadapan Kepala BGN Dadan Hindayana dan Menko Pangan Zulkifli Hasan yang turut memimpin rakor tersebut, Dedi Mulyadi punya sejumlah masukan terkait program MBG.

Baca Juga:Dedi Mulyadi Luapkan Kekecewaan ke PTPN, Soroti Alih Fungsi LahanPangalengan Dikawal Aparat, Dedi Mulyadi Dorong Penegakan Hukum hingga Ungkap Dalang

Pertama adalah terkait rantai suplai bahan pangan ke dapur MBG atau SPPG, misalnya soal kebutuhan protein seperti ikan, pihaknya banyak melihat kolam atau tambak warga Jabar kosong, lebih baik dioptimalkan untuk suplai.

Caranya dengan dibantu bibit ikan dari dinas. Nanti kalau sudah panen, ikannya dijual langsung ke SPPG, demikian juga kebutuhan sayur atau buah-buahan.

Masyarakat didorong untuk memelihara ayam dan menanam sayur, termasuk anak-anak sekolah, nanti hasilnya bisa dijual ke SPPG.

“Harapan saya orang jual ikan datang ke SPPG, jual sayur ke SPPG. Karena kalau jual ke pasar panjang banget alurnya, ” jelasnya.

Menurut Dedi Mulyadi, saat ini suplai bahan pangan banyak didominasi orang-orang berduit. Karena itu perlu dibangun siklus di masyarakat. Jika siklus produksi pangan itu sudah bergerak, maka masyarakat kecil juga bakal ikut terlibat dalam suplai kebutuhan SPPG.

Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi juga menyinggung soal kejadian negatif (keracunan.red) MBG. Menurutnya salah satu sebabnya adalah besarnya beban porsi layanan yang harus ditanggung SPPG. “Rasio layanan (porsi.red) jangan terlalu besar, ” cetusnya.

Dedi Mulyadi juga menyampaikan agar para birokrat turut berani menyampaikan koreksi terhadap program MBG. Meskipun program itu adalah gagasan strategis Presiden Prabowo, daripada masukan disampaikan pihak lain.

Baca Juga:Jaga Lereng dan Cegah Banjir, Dedi Mulyadi Tegaskan Komitmen Konservasi Kebun Teh PangalenganMoratorium Izin Perumahan Dedi Mulyadi Bakal Diberlakukan Sampai Perubahan Tata Ruang

Menurut Dedi Mulyadi, Program MBG adalah program baik. Kolaborasi lintas sektoral dari pusat sampai tingkat desa harus berjalan dengan baik, karena itu siklus ekonominya juga perlu mendongkrak produktifitas pertanian para petani kecil.

0 Komentar