JABAR EKSPRES – Komisi IV DPRD Jabar mendorong kolaborasi lintas sektoral untuk mengantisipasi kemacetan di momen Natal dan Tahun Baru. Hal itu diungkapkan Anggota Komisi Daddy Rohanady Senin, (15/12).
Politikus Partai Gerindra itu menguraikan, Nataru bukan momen kali pertama terjadi. Itu sudah menjadi rutinitas tiap tahun.
Termasuk berbagai masalah yang menghantuinya. Seperti soal kemacetan di beberapa pusat keramaian.
Baca Juga:Dorong Hilirisasi Gas Bumi, PGN Tingkatkan Pemanfaatan Jadi Produk Bernilai TinggiWacana Pilkada Lewat DPRD, Bupati Bandung Pilih Irit Bicara
Karena itu, mestinya Pemerintah Daerah makin piawai dalam mengatasi persoalan itu. “Karena sudah musiman, ” katanya.
Daddy melanjutkan, leading sektor masalah kemacetan itu di tingkat daerah adalah Dinas Perhubungan. Peranya menjadi kunci, karena memang sudah menjadi tugasnya.
“Harapan kami Dishub bisa lebih aware, ini kan sudah rutin, ” katanya.
Menurut Daddy, Dishub juga bisa berkoordinasi lintas sektoral. Seperti kepolisian maupun Dishub Kota Kabupaten.
Pusat – pusat keramaian itu sudah terpetakan. Misalnya kawasan puncak yang memang sudah jadi langganan. Langkah antisipasi kemacetan perlu taktis dan akurat. Sehingga kemacetan tidak sampai mengular.
Bagi Daddy, persoalan kemacetan yang terjadi pada Nataru tahun-tahun sebelumnya seharusnya tidak terulang. Evaluasi menyeluruh mutlak dilakukan agar pengamanan dan pengaturan lalu lintas tahun ini jauh lebih matang.
Kemacetan tentu merugikan masyarakat. Apalagi jika terus terjadi. Ini juga bakal mengurangi antusiasme masyarakat ke Jabar.
Baca Juga:Gunakan Metode Sling Load, Pertamina Gerak Cepat Pasok LPG ke Daerah Bener Meriah Petir Hantam Rumah di Cikalongwetan, Seorang Mahasiswa Terluka
Sementara itu, Pemprov Jabar telah menyiapkan siasat untuk antisipasi kemacetan. Yakni bakal menerapkan kembali kucurkan kompensasi kepada sopir angkot hingga delman. Mereka diminta tak mengaspal sementara waktu. (son)
