JABAR EKSPRES – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai menunjukkan tren kenaikan.
Kondisi tersebut terpantau di Pasar Tradisional Tagog Padalarang, meski aktivitas perdagangan dan ketersediaan barang secara umum masih relatif normal.
Pedagang sayuran di Pasar Tagog Padalarang, Warsa (55), mengatakan kenaikan harga paling mencolok terjadi pada cabai rawit dan bawang. Harga cabai rawit yang sebelumnya berada di kisaran Rp65.000 hingga Rp70.000 per kilogram kini telah mencapai Rp100.000 per kilogram. Sementara bawang merah naik dari Rp40.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.
Baca Juga:Jelang Natal dan Tahun Baru, Dewan Desak Pemda Kendalikan Harga PanganDinkukmdagin Kota Bogor Lakukan Pemantauan Berkala, Pastikan Harga dan Stok Pangan Aman Jelang Nataru
“Cabai rawit naik cukup tinggi. Bawang merah juga ikut mengalami kenaikan,” ujar Warsa, Senin (15/12/2025).
Meski demikian, Warsa menilai kondisi pasar masih terkendali. Menurutnya, stok barang relatif aman dan permintaan belum menunjukkan lonjakan signifikan. Kenaikan harga lebih disebabkan faktor musiman serta pasokan yang terkadang terlambat.
“Kalau dilihat, stok masih aman. Kenaikan ini lebih karena faktor musiman,” katanya.
Sementara itu, pedagang sembako Andi menyebut harga minyak goreng curah masih bertahan di angka Rp20.000 per kilogram. Ia memperkirakan kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun tidak akan terlalu besar.
“Biasanya menjelang akhir tahun memang ada kenaikan, tapi paling sekitar Rp2.000,” ujarnya.
Untuk komoditas beras, pedagang Ujang Koswara mengatakan harga beras secara umum masih stabil. Namun, kenaikan terjadi pada jenis beras ketan. Beras ketan putih naik dari Rp13.000 menjadi Rp16.500 per kilogram, sedangkan beras ketan hitam kini dijual seharga Rp30.000 per kilogram.
“Kalau beras biasa masih stabil, yang naik itu beras ketan,” kata Ujang.
Baca Juga:Jelang Nataru, Harga Pangan di Bandung Dipastikan Aman!Harga Pangan di Bandung Melonjak, Pedagang Keluhkan Pasokan dan Dampak MBG
Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas daging. Pedagang daging sapi, Fajar Agustian, menyebut harga daging sapi naik dari Rp100.000 menjadi Rp110.000 per kilogram dalam dua pekan terakhir.
“Kenaikannya sekitar 10 persen dari harga sebelumnya,” ucapnya.
Selain daging sapi, harga ayam potong juga ikut mengalami kenaikan. Dari sebelumnya di kisaran Rp38.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp41.000 per kilogram.
