Aroma Orde Baru Tercium, Pilkada DPRD Kembali Jadi Wacana Nasional

Aroma Orde Baru Tercium, Pilkada DPRD Kembali Jadi Wacana Nasional
Awalnya wacana pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD diusulkan oleh Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
0 Komentar

“Kalau dipilih oleh DPRD, apakah money politics akan hilang? Bisa saja justru bergeser, dari membeli suara rakyat menjadi membeli anggota DPRD. Ini semua harus dikaji secara objektif,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa seluruh skenario terkait sistem pemilihan kepala daerah saat ini masih dalam tahap kajian internal Partai Golkar dan akan dibahas bersama partai politik lain di tingkat nasional, khususnya dalam pembahasan di badan legislatif dan Komisi II DPR RI.

Ace Hasan juga menyinggung kemungkinan formulasi berbeda untuk pemilihan kepala daerah di tingkat provinsi. Menurutnya, gubernur pada hakikatnya merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat, sehingga tidak menutup kemungkinan dipilih oleh DPRD dengan mekanisme tertentu, termasuk melalui usulan dari pemerintah pusat.

Baca Juga:Persib Kalah Dari Malut United, Thom Haye Akui KecewaJadwal Padat Jadi Sorotan, Persib Akui Tak Ideal saat Tumbang di Kandang Malut United

Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, MQ Iswara turut merespon terkait usulan kepala daerah kembali dipilih DPRD.

Menurutnya, usulan itu masih dalam pembahasan dan punya sisi negatif dan positif dan perlu pembahasan lebih mendalam.

Iswara menguraikan, wacana itu memang disampaikan Ketua Umum Golkar.

Hal itu juga atas dasar masukan dari berbagai pihak. Termasuk kepada pemerintah.

Usulan ini juga merupakan bentuk dari aspirasi masyarakat, agar untuk pemilihan kepala daerah bisa langsung dilakukan oleh DPRD.

“Itu juga aspirasi dari daerah. Kami menerima masukan dari masyarakat bagaimana agar kepala daerah dipilih saja oleh DPRD, ” jelasnya saja ditemui Rabu (10/12).

Pria yang juga Wakil Ketua DPRD Jabar itu melanjutkan, pihaknya bersyukur bahwa usulan yang disampaikan Ketua Umumnya itu disambut baik Presiden Prabowo. “Kami ikut senang juga, ternyata Presiden juga mengapresiasi, ” jelasnya.

Namun Iswara menegaskan bahwa usulan itu juga belum final. Artinya masih dalam kajian dan pertimbangan pemerintah.

Baca Juga:Manajemen Persib Enggan Dulu Bahas Perpanjangan Kontran Bojan Hodak, Ini Alasannya!Persib Tambah Amunisi: Rumor Sebut Joey Pelupessy, Tapi yang Datang Malah Marteen Paes!

Iswara juga merespon terkait pandangan bahwa usulan itu cenderung menguntungkan partai besar. “Bisa juga pandang seperti itu. Tapi menurut kami tentu ada sisi positif maupun negatifnya, ” cetusnya.

Dia menjelaskan, pilkada melalui DPRD dinilai lebih hemat secara ongkos politik dan dapat meminimalisir transaksional dilapangan.

“Baik dari pemerintah maupun di masyarakat sendiri, hasilnya akan lebih terjamin,” sambungnya.

0 Komentar