JABAR EKSPRES – Pemerintah bersama berbagai elemen masyarakat terus mendorong terciptanya akses setara bagi penyandang disabilitas di Kota Cimahi.
Upaya tersebut ditegaskan Kepala Sentra Abiyoso Cimahi Kemensos RI, Feri Frianto, yang menekankan pentingnya penyediaan fasilitas publik ramah disabilitas di berbagai sektor.
Feri mengatakan bahwa pemerintah harus memastikan setiap layanan, kegiatan, dan fasilitas umum dapat dijangkau oleh seluruh kelompok disabilitas tanpa terkecuali.
Baca Juga:Masteci Bangun Panggung Inklusif di Cimahi, dari Teater Tuli hingga Drama Musikal ‘Impian Tak Terlihat’Dengan 107 Kasus, Kanker Payudara Jadi Penyakit Terbanyak Diderita Perempuan di Cimahi Sepanjang 2024
“Yang pasti kita pemerintah harus menyiapkan akses-akses yang cukup, ya. Seperti kampus di Unjani, kemarin kami menyampaikan agar lift misalnya untuk tunanetra harus bersuara,” ujarnya, Sabtu (13/12/25).
Menurut Feri, penyandang disabilitas baik tunawicara, tunanetra, penyandang disabilitas fisik, mental, maupun intelektual harus mendapatkan informasi dan akses setara sebagaimana masyarakat yang tidak mengalami disabilitas. Karena itu, kegiatan yang berlangsung di Cimahi kali ini melibatkan banyak pihak.
“Kami dari Sentra Abiyoso bersama Pemerintah Kota Cimahi, ada Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Perhubungan, Unjani, Himpunan Pengusaha Muda, serta organisasi-organisasi disabilitas. Banyak sekali yang terlibat,” jelasnya.
Feri menegaskan harapannya agar penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama dalam pendidikan, pekerjaan, maupun layanan kesehatan.
“Harapan kita bersama bahwa penyandang disabilitas punya kesempatan yang sama. Mereka memiliki akses sehingga mudah mendapatkan informasi, pekerjaan, pendidikan, dan akses kesehatan,” ungkapnya.
Pemerintah, lanjut Feri, terus memperkuat pelayanan dan perlindungan bagi penyandang disabilitas melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha. Ia juga menekankan bahwa tidak boleh ada diskriminasi dalam bentuk apa pun.
“Yes, tidak ada diskriminasi,” tegasnya.
Dukungan serupa datang dari dunia usaha. Wakil Ketua Umum HIPMI Kota Cimahi, Reza, mengaku banyak belajar dari keterlibatannya dalam kegiatan bersama para penyandang disabilitas.
Baca Juga:Dishub Cimahi Pasang ETLE Baru di Jalan Gandawijaya, Anggaran Capai Rp1,29 MiliarKejari Cimahi Sabet Lima Penghargaan dan Peringkat II Terbaik se-Jawa Barat
“Sebetulnya saya banyak belajar, saya melihat ada optimisme dari mereka (disabilita). Ada semangat yang nggak saya lihat dari orang-orang lain sebelumnya,” kata Reza.
Ia menuturkan pengalamannya berbicara dengan seorang peserta penyandang disabilitas bernama Permana, yang menggunakan kursi roda dan jarang keluar rumah.
“Dengan adanya event seperti Hepi Fest kemarin, mereka bisa bersenang-senang dan dapat panggung. Mereka hari ini mendapatkan kesempatan yang sama untuk bisa berkarya,” ujarnya.
