JABAR EKSPRES – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor mengambil langkah nyata dalam mitigasi bencana dengan menanam pohon di kawasan Puncak.
Kegiatan ini bertujuan memperbaiki kondisi hutan sekaligus meminimalisir risiko banjir dan tanah longsor bagi masyarakat sekitar.
Kepala Kejari Kabupaten Bogor, Denny Achmad, mengatakan penanaman pohon ini memiliki makna “Together We Grow”, atau tumbuh bersama sambil saling menjaga lingkungan.
Baca Juga:Manajemen Persib Enggan Dulu Bahas Perpanjangan Kontran Bojan Hodak, Ini Alasannya!Persib Tambah Amunisi: Rumor Sebut Joey Pelupessy, Tapi yang Datang Malah Marteen Paes!
“Kita mau kembali ke alam bahwa kita harus menjaga alam semesta ini dengan pohon ini. Nanti bisa mencegah beberapa Kejadian-kejadian Bencana alam, khususnya banjir,” jelas Denny Achmad saat ditemui, pada Jumat (12/12/2025).
Penanaman pohon di kawasan Puncak memang rutin dilakukan sebagai upaya rehabilitasi hutan. Pada November lalu, BNPB Jawa Barat menanam sekitar 123.720 bibit pohon, termasuk pohon keras, buah, mangrove, dan vetiver.
Langkah ini penting mengingat sepanjang Januari–November 2025, Kabupaten Bogor tercatat mengalami ribuan kejadian bencana.
Berdasarkan data kaji cepat BPBD, mayoritas disebabkan angin kencang.
Ketua Tim Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, menjelaskan, dari total 1.652 kejadian bencana, 818 disebabkan angin kencang, 536 tanah longsor, dan 151 banjir.
“Selain itu, 60 pergerakan ganah, kejadian non alam 47 kali, gempa bumi 26 kejadian, 11 kejadian kekeringan, dan tiga kejadian kebakaran hutan dan lahan,” kata dia.
Untuk mempercepat respons, Pemkab Bogor bersama Polres Bogor membentuk tim reaksi cepat di empat zona: Bogor Timur, Selatan, Utara, dan Barat. Tim ini bertugas segera menangani kejadian bencana.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan penetapan status siaga bencana menjadi langkah strategis menindaklanjuti himbauan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Baca Juga:Menanti Sanksi AFC, Persib Dipastikan Tanpa Penonton di Babak 16 Besar ACL Two?Ruang Ganti Makin Solid, Ramon Tanque Buktikan Diri di Momen Penting
“Kami juga menetapkan status siaga bencana sampai dengan tahun depan menindaklanjuti himbauan dari Pemprov Jabar,” ujarnya, Rabu (10/12).
