Menanti Sanksi AFC, Persib Dipastikan Tanpa Penonton di Babak 16 Besar ACL Two?

Bobotoh Tribun Utara saat Persib taklukan Bangkok United di ACL Two
Aksi Northenwall, Bobotoh Tribun Utara saat Persib taklukan Bangkok United di ACL Two/Foto: Dimas Rachmatsyah
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Persib Bandung tengah diliputi kegembiraan setelah memastikan tempat di babak 16 besar AFC Champions League Two 2025. Namun, di balik euforia besar Bobotoh yang memenuhi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), terselip ancaman serius yang dapat meredam semangat Maung Bandung.

Insiden flare yang muncul usai laga kontra Bangkok United pada Rabu malam (10/12/2025) berpotensi menghasilkan sanksi berat dari AFC. Situasi ini diakui langsung oleh CEO Deputy PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan.

Menurut Adhit, diskusi dengan pihak AFC pada Kamis (11/12/2025) mengungkapkan dua kemungkinan sanksi. Pertama, penutupan 50 persen kapasitas stadion. Kedua dan yang paling berat adalah Persib harus bermain tanpa penonton pada babak 16 besar.

Baca Juga:Ruang Ganti Makin Solid, Ramon Tanque Buktikan Diri di Momen PentingKota Banjar Raih Pinunjul Award 2025 untuk Pengendalian Inflasi, Dua Tahun Berturut-turut

“Kami memahami euforia Bobotoh kemarin seperti hajatan besar. Tapi insiden flare itu menimbulkan kekhawatiran. Ada dua potensi sanksi yang muncul,” ujar Adhit di Graha Persib.

Padahal, dukungan Bobotoh dalam beberapa laga terakhir sangat dirasakan oleh tim. Bojan Hodak, pelatih Persib, bahkan menyebut atmosfer stadion dalam tiga laga terakhir kontra Dewa United, Borneo FC, dan Bangkok United sebagai yang terbaik musim ini.

“Atmosfernya gila, luar biasa. Pemain berlari tanpa henti karena energi dari Bobotoh,” kata Adhit.

Jumlah kehadiran penonton juga terus melonjak: dari 19 ribu, naik ke 25 ribu, dan memuncak hingga lebih dari 28 ribu saat menghadapi Bangkok United. Manajemen berharap babak 16 besar bisa mencapai 32–35 ribu penonton. Namun harapan itu kini menggantung.

Persib saat ini sedang berkoordinasi dengan kepolisian untuk membuka kapasitas penuh stadion. Tetapi potensi sanksi membuat manajemen berada dalam posisi sulit.

“Kalau stadion ditutup setengah, dari 38 ribu jadi 19 ribu. Kalau tanpa penonton, lebih berat lagi. Kerugiannya bukan hanya finansial, tapi moral,” tegas Adhit.

Menurutnya, yang paling dikhawatirkan adalah turunnya animo Bobotoh yang sedang berada di titik puncak.

Baca Juga:Hujan Deras Robohkan Pohon di Depan Kantor Jabar Ekspres, Pengendara SelamatBerusaha Memahami Profesi Orang Lain

Di tengah ketidakpastian ini, Persib mencoba mengalihkan fokus ke BRI Super League 2025/2026. Mereka akan melawat ke kandang Malut United pada Minggu (14/12/2025). Marc Klok dan rekan-rekan direncanakan berangkat pada Sabtu dini hari dengan 25 pemain.

0 Komentar