Hujan Lebat Berpotensi Guyur Kabupaten Bandung, BMKG Imbau Warga Siaga Bencana Hidrometeorologi

Hujan Siap Guyur Kabupaten Bandung Besok, Warga dan Instansi Diimbau Waspadai Bencana Hidrometeorologi
Warga melintas menggunakan payung saat hujan dengan intensitas sedang di Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Kamis (11/12). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Kabupaten Bandung berpotensi diguyur hujan pada Jumat (12/12). BMKG pun mengimbau warga dan instansi terkait meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa hasil pengamatan menunjukkan adanya dinamika cuaca lokal yang masih mendukung pembentukan awan konvektif di Bandung Raya.

“Kelembapan udara yang lembap pada lapisan 850 mb (milibar) dan 700 mb wilayah Kabupaten Bandung atau di Bandung Raya, yaitu 50 sampai 90 persen,” katanya kepada Jabar Ekspres, Kamis (11/12).

Baca Juga:Ruang Ganti Makin Solid, Ramon Tanque Buktikan Diri di Momen PentingKota Banjar Raih Pinunjul Award 2025 untuk Pengendalian Inflasi, Dua Tahun Berturut-turut

Ayu, sapaan akrabnya, menyebut analisis pola angin (streamline) mengindikasikan angin bertiup variabel. Kondisi ini menunjukkan melemahnya dominasi angin timuran atau Monsun Australia, dan mulai masuknya angin baratan (Monsun Asia) ke wilayah Jawa Barat.

Ia menambahkan bahwa suhu minimum di Kabupaten Bandung dan sekitarnya berada pada kisaran 18–20 derajat Celcius, sementara suhu maksimumnya berada di angka 30–32 derajat Celcius.

“Data di BMKG Bandung, tercatat bahwa suhu udara minimum terendah bulan Desember yaitu tanggal 5 Desember 2025, sebesar 19.8 derajat selsius. Suhu maksimum tertinggi tanggal 5 Desember 2025 yaitu 32.0 derajat selsius,” terangnya.

Ayu menyebutkan bahwa Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bandung, kini resmi memasuki musim hujan dengan puncak musim berbeda-beda, mulai November 2025 hingga Maret 2026.

Prospek cuaca di Jawa Barat umumnya cerah berawan pada pagi hari, kemudian berpotensi hujan ringan hingga lebat pada siang, sore, dan malam hari.

Suhu udara diperkirakan berada di rentang 19–32 derajat Celcius, dengan kelembapan 50–94 persen dan kecepatan angin 5–19 km/jam dari arah tenggara.

BMKG memetakan wilayah dengan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat pada Jumat (12 Desember 2025), yaitu: Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Cianjur, Kabupaten dan Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Ciamis.

Baca Juga:Hujan Deras Robohkan Pohon di Depan Kantor Jabar Ekspres, Pengendara SelamatBerusaha Memahami Profesi Orang Lain

Ayu mengimbau masyarakat serta instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem.

“Seperti hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir serta angin kencang, yang dapat mengakibatkan dampak seperti genangan, banjir, pergerakan tanah atau tongsor dan pohon tumbang,” pungkasnya. (Bas)

0 Komentar