JABAR EKSPRES – Semifinal Campus League Futsal Regional Bandung 2026 yang dihelat di GOR Futsal ITB Kampus Jatinangor, Kamis (5/11), menyajikan drama, tensi tinggi, dan kejutan di menit-menit akhir.
Dari sektor putra, dua kekuatan besar, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan STKIP Pasundan, sukses mengamankan tiket menuju partai puncak setelah menaklukkan lawan-lawan tangguh mereka dalam laga sarat gengsi.
Drama Menit Akhir, UPI Kandaskan Juara Bertahan UIN SGD
Laga paling menyedot perhatian tersaji di semifinal putra tatkala juara musim lalu, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD), harus berhadapan dengan rival sekota yang sarat tradisi, UPI.
Baca Juga:Dukung Ekosistem Digital dan Literasi Keuangan, PT Pegadaian Hibahkan The Gade Creative Lounge ke UINMilkLife Strikers Juara Singa Cup 2026: Sukses Bungkam Selangor FC dan Borong Gelar MVP
Sejak kick-off, UPI tampil mendominasi dimotori pivot andalan sekaligus pemain profesional Proton FC Kuningan, Vicky Saputra. Peluang emas sempat tercipta lewat sepakan keras Mochammad Satria Ariellyadi yang hanya menghantam mistar gawang UIN SGD di awal babak kedua.
Tensi kian memanas memasuki 10 menit akhir laga. UIN SGD yang tadinya lebih banyak bertahan mulai keluar menyerang dan memicu kontak fisik antar pemain. Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-39. Adalah anchor bernomor punggung 5, Ilham Maulana Shalman, yang sukses melepaskan sepakan keras ke sudut kanan gawang untuk membawa UPI memimpin 1-0.
Panik tertinggal, UIN SGD langsung menerapkan strategi power play. Namun, skema flying keeper tersebut justru menjadi bumerang. Memanfaatkan aliran bola yang kurang rapi, Lufthy Muhammad Alifha Firdaus melakukan intercept krusial dan menceploskan bola ke gawang kosong. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang, memastikan UPI melaju ke final sekaligus mengunci tiket ke The Nationals.
“Pertandingan tadi sangat penting bagi kami. Sejak awal kami ditekankan untuk terus berjuang merebut tahta juara musim lalu. Kami memang sudah lolos ke The Nationals, tapi masih ada misi yang belum tuntas di final besok,” ujar Vicky Saputra usai laga.
STKIP Pasundan Bungkam UNWIM Berkat Kontra Strategi Jitu
Di partai semifinal putra lainnya, duel atraktif berintensitas tinggi mempertemukan STKIP Pasundan kontra Universitas Winaya Mukti (UNWIM).
Setelah bermain imbang tanpa gol di paruh pertama akibat disiplinnya lini belakang UNWIM yang dikawal kiper Riszwar Sani Nur Hakim, STKIP Pasundan melakukan perubahan taktik drastis di babak kedua. Pelatih Kepala Dita Oktavianto menginstruksikan anak asuhnya untuk menunggu dan memanfaatkan kelemahan transisi lawan.
