JABAR EKSPRES – Saat yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga, setelah penantian panjang tentang kepastian kapan internet Rakyat bisa digunakan, akhirnya pengumuman terkait jadwal distribusi dan aktivasinya mulai dirilis.
Program Internet Rakyat cukup mendapat antusiasme dari masyarakat, karena menjanjikan layanan internet dengan kecepatan stabil yakni 100 mbps namun dengan harga yang dinilai terjangkau, yakni sekitar Rp100.000 perbulan tanpa pembatasan kuota.
Angka tersebut jauh lebih ringan dibandingkan penyedia WiFi rumahan sejenis yang umumnya mematok tarif Rp250.000 hingga Rp350.000 untuk kecepatan yang sama.
Baca Juga:Bantuan PIP Segera Cair, Pastikan Aktivasi Rekeningnya Sekarang Jawab Tantangan SDM di Era AI, IIEF Luncurkan Buku “Generasi Emas 2045: Apa yang Membuat Kita Berbeda?”
Tidak seperti jaringan fiber optik tradisional yang memerlukan instalasi kabel hingga ke dalam rumah, teknologi FWA mengirimkan sinyal internet langsung dari stasiun basis ke modem pelanggan karena menggunakan basis teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) dengan frekuensi 1,4 GHz menggunakan Open Radio Access Network ini.
Pendekatan ini memungkinkan proses pemasangan yang lebih efisien, khususnya untuk kawasan yang menghadapi tantangan geografis.
Bagi yang sudah melakukan pendaftaran maka tinggal menunggu pada tahap berikutnya, sesuai dengan roadmap peluncuran layanan Internet Rakyat, yang sudah dirancang dalam tiga fase strategis yang terstruktur, yakni:
Tahap 1: Pra-Registrasi (November – Desember 2025)
Fase pembuka ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendaftarkan diri dan menentukan lokasi mereka melalui sistem pemetaan digital.
Jumlah pendaftar dari suatu kawasan akan menjadi faktor penentu dalam prioritas pembangunan infrastruktur.
Semakin tinggi animo pendaftaran, semakin cepat wilayah tersebut mendapat giliran pemasangan. Seluruh proses pra-registrasi dilakukan melalui platform daring yang mudah diakses.
Tahap 2: Instalasi Jaringan & FWA (Desember 2025 – Juni 2026)
Pada fase ini, Surge akan memulai pembangunan infrastruktur jaringan Fixed Wireless Access di tiga wilayah utama: Jawa, Maluku, dan Papua.
Baca Juga:Bukti Islam Ajarkan Menjaga Hutan dan Ekosistem Alam Agar terhindar dari Bencana Pensiunan BUMN Puji Layanan JKN Mudah Cukup Pakai KTP dan Aplikasi
Perusahaan telah merencanakan penugasan sampai 4.800 stasiun basis kepada OREX SAI untuk mendukung tahap awal implementasi.
Proses instalasi akan berlangsung secara bertahap berdasarkan pemetaan kepadatan pra-registrasi dari setiap lokasi.
Tahap 3: Komersial, Distribusi CPE/Modem, & Aktivasi (Januari – Juni 2026)
Fase terakhir mencakup distribusi modem (Customer Premises Equipment) kepada pelanggan terdaftar yang wilayahnya telah terjangkau jaringan.
