JABAR EKSPRES – Proses naturalisasi Ciro Alves menjadi sorotan utama di kalangan pencinta sepak bola nasional. Kehadiran pemain asal Brasil itu di Kantor Wilayah Kemenkumham Maluku Utara bersama Asisten Manajer Malut United, Asghar Saleh, memunculkan beragam spekulasi. Mulai dari peluang kembali ke Persib Bandung hingga kemungkinan memperkuat Timnas Indonesia.
Asghar Saleh menjelaskan bahwa proses naturalisasi Ciro Alves bermula dari keinginan pribadi sang pemain dan keluarganya, tanpa adanya dorongan dari pihak klub. Sejak pertama kali berkarier di Indonesia pada 2019, Ciro merasa kehidupannya sudah menyatu dengan Tanah Air.
Kenyamanan tinggal di Indonesia menjadi faktor utama. Keluarganya merasa betah, anaknya mengenyam pendidikan di Indonesia, dan Ciro melihat peluang untuk berkontribusi lebih besar bagi sepak bola nasional.
Baca Juga:UMKM Wajib Tahu! Tips Lolos KUR BRI 2025 Bulan Desember Ini, Cek SelengkapnyaAsal-usul Kayu Gelondongan di Pantai Tanjung Setia Lampung Akhirnya Terungkap
“Ciro menyampaikan kepada kami bahwa dia sudah jatuh cinta dengan Indonesia. Enam tahun tinggal di sini membuatnya mantap ingin menjadi warga negara Indonesia,” ujar Asghar.
Selain alasan keluarga, Ciro juga ingin menghabiskan sisa kariernya dengan memberikan kontribusi maksimal untuk sepak bola Indonesia, khususnya bersama Malut United yang kini menjadi klubnya.
Asghar menegaskan bahwa jalur naturalisasi yang ditempuh Ciro bukanlah jalur istimewa seperti sejumlah pemain yang diproyeksikan langsung untuk Timnas Indonesia. Proses tersebut harus melalui berbagai tahapan administrasi dan kelengkapan dokumen dari sejumlah instansi, seperti Kementerian Imigrasi, Mabes Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), BNPT, surat keterangan kelakuan baik, hingga dokumen domisili.
Pihak Malut United saat ini bekerja secara paralel untuk melengkapi seluruh persyaratan. Sebagian dokumen diproses di Jakarta, sementara sisanya disiapkan dari Ternate. Klub menargetkan proses naturalisasi Ciro Alves dapat rampung sebelum penutupan bursa transfer paruh musim pada Januari mendatang.
Asghar juga menegaskan bahwa proses ini tidak berkaitan langsung dengan kebutuhan Timnas Indonesia. Meski demikian, peluang membela Merah Putih tetap terbuka jika suatu saat Ciro mendapat panggilan setelah resmi menjadi WNI.“Jika suatu hari dia dipanggil Timnas, sebagai warga negara Indonesia tentu dia siap dan tidak bisa menolak,” kata Asghar. Saat ini, fokus utama Ciro Alves adalah memberikan kontribusi terbaik untuk Malut United dan membantu klub meraih hasil maksimal di kompetisi.**
