Pemkot Banjar Gelar Lelang Online, Siap Lepas 8 Tower dan Kendaraan Dinas Usang

Pemkot Banjar Gelar Lelang Online, Siap Lepas 8 Tower dan Kendaraan Dinas Usang
Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah, BPKPD Kota Banjar, Engkos Kosim saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar kembali membuka ruang bagi masyarakat untuk mengikuti lelang barang milik daerah (BMD) yang tidak lagi terpakai.

Setelah beberapa kali sukses menggelar lelang serupa, kali ini pemerintah kota berencana melelang berbagai aset, dengan item yang paling menarik perhatian adalah delapan unit tower yang tersebar di berbagai titik. Lelang yang bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tasikmalaya ini dijadwalkan berlangsung pada 16 Desember 2025 mendatang.

Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah pada Badan Pengelola Keuangan dan Barang Daerah (BPKAD) Kota Banjar, Engkos Kosim, mengonfirmasi persiapan lelang ini. Melalui sambungan telepon pada Senin (8/12/2025), Engkos menjelaskan bahwa barang-barang yang akan dilelang cukup beragam, mulai dari kendaraan dinas hingga besi bekas bongkaran.

Baca Juga:Hipmi Kota Banjar Periode 2025-2028 Resmi Dilantik, Targetkan Dampak Nyata EkonomiUMK Banjar Masih Menggantung, Tunggu Keputusan Provinsi

“Barang-barang yang akan kami lelang di antaranya kendaraan utuh ada 4 paket, kemudian kendaraan roda dua utuh sebanyak 5 unit, mobil 2 unit, kemudian scrap mobil sebanyak 3 paket, scrap sisa bongkaran tugu batas (besi), dan ada tower sebanyak 8 buah di delapan titik yang berbeda,” papar Engkos.

Keberadaan delapan tower yang akan dilelang menjadi menarik. Meski Engkos belum merinci spesifikasi teknis dan kondisi pasti masing-masing tower, pelepasan aset ini dinilai sebagai upaya pemerintah untuk mengoptimalkan potensi aset yang sudah tidak digunakan atau tidak lagi memiliki fungsi strategis bagi operasional pemerintah daerah.

“Pelepasan aset melalui mekanisme lelang diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomis sekaligus membersihkan inventaris barang daerah dari aset-aset yang menganggur,” katanya.

Lelang ini akan diselenggarakan secara penuh daring atau online. Masyarakat yang berminat tidak perlu hadir secara fisik, melainkan dapat mengikuti seluruh proses melalui platform resmi KPKNL.

“Lelang terbuka ini akan diselenggarakan oleh KPKNL melalui laman resminya portal.lelang.go.id dan atau https://www.lelang.go.id,” jelas Engkos.

Sistem lelang online dipilih untuk memberikan kemudahan akses, memperluas jangkauan peserta, serta meningkatkan transparansi dan efisiensi proses.

Engkos juga menekankan bahwa seluruh hasil lelang nantinya akan masuk langsung ke kas daerah. Penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari lelang aset ini akan dimanfaatkan untuk mendanai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik di Kota Banjar.

0 Komentar