BANDUNG – Telkom University sukses menggelar Pameran Sains dan Teknologi: Board Game BERAKSI Berbasis Augmented Reality di Gedung Manterawu, Senin (1/12). Acara tersebut merupakan pameran interaktif yang menjadi puncak program hibah Semesta Insaintek 2025.
Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara inovasi kampus, edukasi masyarakat, serta upaya membangun literasi teknologi yang ramah bagi semua kalangan.
Mengusung konsep teknologi yang dekat dan mudah dipahami, pameran ini memperkenalkan Board Game BERAKSI-sebuah media edukasi berbasis Augmented Reality (AR) yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran perlindungan anak melalui cara yang menyenangkan, aman, dan interaktif.
Baca Juga:DPRD Fraksi PDI Perjuangan se-Jabar Ikuti Bimtek, Tingkatkan Peran Legislasi dan PengawasanTel-U Wisuda 4.662 Talenta Terbaik, Rektor: Ini Bukan Akhir, Tapi Garis Start Perjuangan!
“Melalui pameran ini, kami ingin memastikan bahwa hasil riset yang dikembangkan di kampus benar-benar dapat menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat. Teknologi harus dekat, mudah dipahami, dan memberikan manfaat nyata,” ujar Ketua Pelaksana Program Hibah Semesta Insaintek, Alila Pramiyanti, Ph.D.
Pameran ini diikuti sekitar 250 peserta yang terdiri dari siswa SD, SMP, SMA, mahasiswa, komunitas, serta masyarakat umum. Peserta berasal dari berbagai wilayah sekitar kampus, termasuk PKK Bojong, PKK Baros, SMAN 1 Dayeuhkolot, SMP Garuda, SDN Lengkong, MTs-MA Al Mukhlisin, SDN Cipagalo 1-3, dan SDN Sukabirus.
Melalui permainan, demonstrasi, serta eksplorasi teknologi sederhana, pengunjung diajak memahami bagaimana sains dan teknologi dapat hadir dalam bentuk yang ramah dan menyenangkan.
Sejumlah unit inovasi Telkom University turut memeriahkan acara melalui presentasi berbagai teknologi unggulan, antara lain: AI Laboratory; Mobile Innovation Laboratory; CoE HUMIC Engineering; Metaverse Research & Experience Center; Pusat Unggulan Ipteks PT Sensing IoT; DIGIN-Smart IoT & Ergonomic Innovation.
Pameran ini tidak hanya menampilkan hasil riset mutakhir, tetapi juga memberikan pengalaman langsung bagi peserta untuk berinteraksi dengan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPM) Telkom University, Dr. Eng. Faisal Budiman, S.T., M.Sc., menegaskan bahwa pameran ini menjadi bukti nyata bahwa riset kampus dapat dimanfaatkan untuk menghadapi isu-isu sosial secara langsung.
“Pameran ini menunjukkan bahwa inovasi kampus dapat diterjemahkan menjadi media edukasi yang mudah diakses masyarakat. Kami berharap pengalaman interaktif ini membantu peserta memahami isu perlindungan anak dengan cara yang lebih dekat, sekaligus membuka ruang kolaborasi agar teknologi dapat terus digunakan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan berdaya,” ujar Faisal.
