Penemuan Kerangka di Bandung Barat Masuk Meja Forensik, Polisi Tunggu Hasil Identifikasi

Polisi Selidiki Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Perhutani Saguling
Barang bukti yang ditemukan pakaian hijau toska, celana jeans hitam yang rusak, dompet, ponsel merah, hingga e-KTP/Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Polisi tengah mendalami penyebab kematian terkait penemuan kerangka manusia di lahan Perhutani, Kampung Cimacan, Desa Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, mengatakan pemeriksaan forensik menjadi langkah utama dalam penanganan kasus tersebut.

“Hari ini tim Inafis akan melaksanakan identifikasi di Rumah Sakit Sartika Asih, Kota Bandung,” ujarnya saat dihubungi, Senin (1/12/2025).

Ia menambahkan bahwa penyelidikan terus dilakukan, termasuk identifikasi penyebab kematian.

“Terkait dugaan kematian, sedang dilaksanakan identifikasi penyebab,” katanya.

Baca Juga:Sport Tourism Menggema, Malang Century Journey 2025 Tuntaskan Rute 100 Mile dengan MeriahMisi Kebangkitan Persib Dimulai di Madura: Tiga Poin Harga Mati!

Kerangka itu ditemukan pada Jumat (28/11) sekitar pukul 13.00 WIB oleh Bolang alias Wawan, seorang pencari rumput yang tidak sengaja melihat tulang belulang di area Peta 7E lahan Perhutani.

Ia kemudian menghubungi Ayub, warga sekitar. Setelah dipastikan bahwa temuan tersebut merupakan kerangka manusia, laporan disampaikan kepada Kepala Dusun Saguling, Ecep Iwan Nugraha, sebelum diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Desa Saguling, Aipda Jejeh Supriatna.

Petugas yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi, mengamankan barang bukti, dan melaporkan temuan tersebut secara berjenjang hingga Polres Cimahi. Unit Identifikasi turut dilibatkan, sementara permohonan visum et repertum dikirimkan ke RS Sartika Asih untuk pemeriksaan lanjutan.

“Barang bukti yang ditemukan antara lain pakaian hijau toska, celana jeans hitam yang rusak, dompet, ponsel merah, hingga e-KTP atas nama Janjani, pria kelahiran Bandung tahun 1984 yang beralamat di Desa Cibitung, Kecamatan Rongga,” jelas Gofur.

Namun, polisi belum memastikan kecocokan identitas tersebut dengan korban sebelum hasil forensik keluar.

Sementara, tiga saksi, Hermawan, Ayub Sutisna, dan Ecep Iwan Nugraha telah dimintai keterangan mengenai penemuan awal.

“Penyelidikan masih berlangsung, dan kami menunggu hasil identifikasi medis untuk menentukan langkah lanjutan dalam mengungkap penyebab kematian,” pungkasnya. (Wit)

0 Komentar