JABAR EKSPRES – Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan persediaan logistik kebutuhan dasar senilai Rp19,09 miliar untuk membantu warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Bantuan tersebut berasal dari gudang serta UPT Sentra Kemensos di berbagai daerah, ditambah dukungan dari dinas sosial setempat. Seluruh bantuan mulai disalurkan pada Minggu ke sejumlah wilayah yang telah ditetapkan berstatus tanggap darurat.
“Kami terus menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan dan berupaya memastikan bantuan tiba secepat mungkin,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam keterangannya di Jakarta, Minggu malam yang dikutip dari laman Antara.
Baca Juga:Forum Mahasiswa dan Pemuda Aceh (FORMAPA) Bandung, menggelar Aksi Galang Dana Untuk Korban Bencana Banjir AcehTim SAR Sumbar Gunakan Lintasan Tali Sepanjang 50 Meter Untuk Mengevakuasi Korban Banjir
Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemensos mencatat hingga pukul 17.00 WIB, total bantuan yang telah diterjunkan mencapai Rp19,09 miliar. Angka tersebut mencakup buffer stock logistik serta bahan dapur umum yang didistribusikan ke tiga provinsi terdampak.
Distribusi bantuan diperkuat mengingat akses darat masih terbatas dan dampak bencana terus meluas ke berbagai wilayah.
Saifullah menyampaikan bahwa di Aceh, bantuan senilai Rp3,14 miliar telah disalurkan, meliputi 3.450 paket makanan siap saji, 1.440 makanan anak, 400 paket lauk, 3.450 selimut, 570 kasur, 1.410 family kit, 308 paket perlengkapan anak, dan 220 sandang dewasa. Selain itu terdapat tambahan 350 tenda gulung, 30 tenda keluarga portabel, dan 30 tenda serbaguna. Bantuan ini menjangkau wilayah Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Pidie, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Jaya, serta pendistribusian lewat Dinas Sosial Provinsi Aceh.
Untuk Sumatera Utara, bantuan yang dikirim mencapai Rp7,80 miliar. Paket bantuan yang dikirim mencakup 28.280 makanan siap saji, 3.000 makanan anak, 2.000 lauk pauk, 2.800 family kit, 2.140 perlengkapan anak, 500 sandang dewasa, 5.300 sandang anak, 1.464 kasur, 3.968 selimut, serta 1.900 tenda gulung dan 14 tenda serbaguna. Ada pula tambahan 200 dus mi instan dan 400 dus air mineral yang dikirim ke tujuh titik termasuk Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Sibolga, Tapanuli Utara, Langkat, dan Tapanuli Selatan.
Sementara itu di Sumatera Barat, bantuan yang disalurkan bernilai Rp3,64 miliar dengan wilayah cakupan Padang Pariaman, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, serta distribusi oleh Dinas Sosial Provinsi Sumbar. Paket bantuan terdiri dari 4,4 ton beras, 5.758 makanan siap saji, 3.640 makanan anak, 1.180 family kit, 850 perlengkapan anak, 1.235 kasur, 1.225 selimut, dan 1.230 tenda gulung. Kemensos juga menambahkan 40 tenda keluarga, 10 tenda serbaguna, 10 lampu darurat portabel, serta 3 unit dapur umum lapangan.
