JABAR EKSPRES – Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang digelar bersamaan dengan kegiatan Car Free Day (CFD) pada Minggu (30/11) dimanfaatkan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, untuk mengajak generasi muda menjadi motor utama dalam gerakan antikorupsi.
Di hadapan masyarakat yang memadati area CFD, Rudy memimpin pembacaan deklarasi antikorupsi sebagai simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih.
Rudy menegaskan bahwa masa depan Kabupaten Bogor sangat dipengaruhi oleh keberanian dan integritas generasi mudanya. Ia juga mengaku optimistis melihat antusiasme para pelajar dan komunitas muda yang hadir.
Baca Juga:Misi Kebangkitan Persib Dimulai di Madura: Tiga Poin Harga Mati!Habis Sudah Kesabaran Bojan Hodak, Beberapa Pemain Persib Bakal Didepak!
“Tanggung jawab untuk menciptakan sistem yang bersih berada di tangan semua pihak, terutama generasi penerus bangsa,” katanya.
“Terima kasih anak-anak muda sudah semangat mengikuti kegiatan ini. Kalau anak mudanya semuanya semangat, maka Kabupaten Bogor punya masa depan yang baik dan cerah,” sambungnya.
Rudy menambahkan, deklarasi antikorupsi ini menjadi komitmen bersama Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menghadirkan pemerintahan yang bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia.
“Kita semua punya hak untuk dapat masa depan yang lebih baik. Menyelenggarakan pemerintah yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tegasnya.
Selain menyerukan semangat antikorupsi, Rudy juga menyampaikan duka cita atas bencana alam yang menimpa masyarakat di luar Pulau Jawa, termasuk di Aceh dan Sumatera. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor turut merasakan kesedihan para korban.
“Semoga yang tertimpa musibah, yang dilanda bencana, segera dipulihkan kondisinya oleh Allah SWT,” pungkasnya.
