Sehat bersama UBK : Pengabdian Masyarakat di Desa Cileunyi Kulon

Universitas Bhakti Kencana bersama Mitra Kader Posyandu dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Cileunyi Kulon. (f
Universitas Bhakti Kencana bersama Mitra Kader Posyandu dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Cileunyi Kulon. (foto : Diana Ulfah).


0 Komentar

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara luring dan daring untuk memfasilitasi seluruh peserta, sehingga memungkinkan penyebaran informasi yang lebih luas dan memastikan keterlibatan kader meskipun terdapat keterbatasan waktu dan mobilitas.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa, yang ditandai dengan kehadiran Kepala Desa Cileunyi Kulon, Drs. H. A. Mulyadi, MM., serta Ibu Ketua TP-PKK, Dr. Hj. Nani Rohaeni, S.Ag., M.Ag.

Dukungan dari perangkat desa dan lembaga pemberdayaan masyarakat menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di wilayah tersebut.

Baca Juga:Pelajar dan Guru SMK Berebut Gelar Terbaik di Festival Vokasi Satu HatiBegini Cara Cek Daftar Nama Jemaah Haji yang Masuk Kuota Keberangkatan 2026

Tujuan utama dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan penguatan kapasitas kader melalui promosi kesehatan sehingga mereka memiliki pemahaman yang komprehensif dan keterampilan yang memadai untuk memberikan layanan kesehatan secara optimal kepada ibu hamil dan postpartum.

Edukasi yang diberikan mencakup 3 aspek yaitu fisik, mental dan dukungan keluarga ibu hamil dan postpartum.

Edukasi dari aspek fisik yang diberikan adalah tentang perawatan lukaperineum dan perawatan payudara, aspek mentalnya tentang manajemen stres pada ibu hamil dan postpartum dan dukungan keluarga.

Ketiga aspek ini merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh ibu pada masa perinatal dan postpartum.

Namun, kurangnya pemahaman dan penanganan yang tepat sering kali menyebabkan komplikasi yang dapat berdampak pada proses pemulihan ibu maupun keberhasilan pemberian ASI.


Rangkaian kegiatan dimulai dengan pelaksanaan pretest untuk mengukur pengetahuan awal kader terkait materi yang akan diberikan.

Pretest mencakup pertanyaan mengenai pengetahuan dasar tentang perawatan luka perineum, perawatan payudara, manajemen stres dan dukungan keluarga ibu hamil dan ibu postpartum.

Baca Juga:Selain Ada Diskon Tiket Kereta Api hingga Pesawat, Pemerintah Siapkan Mudik Gratis Nataru 2025/2026KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api 30 Persen untuk Libur Nataru 2025/2026, Ini Daftar KA dan Rutenya

Hasil pretest menunjukkan bahwa sebagian kader telah memiliki pemahaman dasar, namun masih terdapat aspek yang belum diketahui atau dipahami secara mendalam.

Beberapa kader masih belum mengetahui prosedur perawatan luka perineum yang benar, masih terdapat beberapa kader yang belum memahami teknik pijat payudara untuk melancarkan ASI dan cara mengatasi puting lecet, manajemen stres dan dukungan keluarga pada ibu hamil dan ibu postpartum.

Setelah pretest, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian edukasi kesehatan yang dilakukan secara interaktif dan komunikatif.

0 Komentar