JABAR EKSPRES – Untuk memenuhi kebutuhan BBM, Pertamina kembali membentuk Satuan Tugas ( Satgas ) Natal dan Tahun Baru ( Nataru ) 2025.
Pembentukan Satgas ini lebih awal jika dibandingkan dengan tahun sebelumnnya. Sehingga leluasa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pengamat Ekonomi dari Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Gunawan Benjamin mengatakan, langkah ini dinilai turut memperkuat rasa aman masyarakat selama momen liburan besar.
Baca Juga:L’eminence Golf & Resort Persembahkan ‘’Royal Lembur’’ untuk Semarakan Akhir TahunTim Hukum Nurhadi: Hakim Harus Cermat Pemberian Uang Berasal dari Bisnis Pribadi
“Saya mengapresiasi langkah Pertamina dalam menyediakan satgas layanan 24 jam,’’ ujarnnya, Jumat, (28/01/2025)
Menurutnya, secara psikologis langkah ini akan membuat masyarakat nyaman dan ada kepastian dalam merayakan Nataru nanti.
Keberadaan satgas ini sangat penting untuk menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat, terutama di tengah situasi bencana yang melanda sejumlah wilayah.
Pertamina Siaga Pasok BBM untuk Wilayah Bencana
Satgas Nataru Pertamina untuk memastikan ketersediaan bahan bakar masyarakat itu memang selalu dibutuhkan di saat-saat momen besar seperti Nataru.
Gunawan mengatakan, belakangan ini Sumut dilanda bencana banjir yang bisa saja membuat saluran distribusi BBM berpotensi alami gangguan.
Akan tetapi, sejauh ini Pertamina sudah proaktif sebagai bentuk antisipasi yang tepat. Terutama untuk potensi cuaca ekstrem atau gangguan distribusi.
Menurutnya, dalam momentum Natal dan Tahun Baru, Pertamina menjadi aktor kunci yang menentukan kelancaran aktivitas masyarakat.
Baca Juga:PT Pos Indonesia Salurkan Bansos BLTS kepada 5,5 Juta KPMUniversitas Bhakti Kencana Berikan Edukasi Penanganan Kegawatdaruratan di Rumah
“Nah, memastikan distribusi BBM berjalan lancar selama Nataru, ini berarti Pertamina menjadi pemain kunci kelancaran perayaan Nataru,’’ ujarnya.
Kerja satgas yang lebih cepat dari sebelumnya diharapkan bisa memetakan dan memastikan saluran distribusi berjalan lancar dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara luas.
‘’Tujuannya ketika menghadapi situasi buruk tak terduga seperti gangguan cuaca,” jelasnya.
Indikator KInerja Pertamina Makin Positif
Gunawan menilai pembentukan Satgas Nataru yang lebih cepat tahun ini menjadi indikator positif atas perubahan kinerja Pertamina yang sudah semakin baik.
Menurutnya, langkah tersebut memberikan rasa aman bagi masyarakat yang khawatir dengan potensi sulitnya mendapatkan BBM saat kondisi darurat.
Indikator ini merupakan perubahan positif kinerja Pertamina. Dengan kehadiran satgas yang lebih cepat setidaknya bisa mengurangi kecemasan masyarakat akan kesulitan mendapatkan pasokan BBM.
