Universitas Bhakti Kencana Berikan Edukasi Penanganan Kegawatdaruratan di Rumah

Universitas Bhakti Kencana program D3 Fakultas Ilmu Keperawatan menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyaraka
Universitas Bhakti Kencana program D3 Fakultas Ilmu Keperawatan menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ( Pengmas )
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Universitas Bhakti Kencana program D3 Fakultas Ilmu Keperawatan menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ( Pengmas ) yang dilaksanakan di RW 16 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Taraogong Kidul, Kabupaten Garut.

Juru bicara dari kegiatan Pengmas Universitas Bhakti Kencana Yani Annisa FB S. Kep, Ners mengatakan, kegiatan bertemakan, Peningkatan Kesiapsiagaan Keluarga dalam Penanganan Kegawatdaruratan di Rumah, melalui Edukasi Kesehatan dan Simulasi Digital.

Menurutnya, kegiatan Pengmas Universitas Bhakti Kencana ini telah jadi kegiatan rutin dan salah satu wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Baca Juga:BPR Karya Utama Jabar Masih Merugi, Padahal Sudah Disuntik Modal dan Merger!Jabatan Strategis dari Pensiunan Polri di KKP Hambat Regenerasi

‘’Tentunya, pada aspek pengabdian kepada masyarakat,’’ ujar Yani dalam keterangannya, Kamis, (27/11/2025).

Kegiatan ini juga untuk menambah pengalaman kepada para mahasiswa agar mampu berkomunikasi secara langsung kepada masyarakat dan berkontribusi nyata dalam meningkatkan kemampuan.

Yani menuturkan, untuk sasaran kegiatan adalah memberikan edukasi dan siosialisasi tentang kesehatan keluarga kepada para kader posyandu.

‘’Edukasi juga diberikan kepada kalangan ibu rumah tangga yang memiliki anak usia 1-5 tahun. Untuk jumlah peserta 50 orang,’’katanya.

Sementara itu untuk tim dosen pengabdi terdiri dari Yani Annisa FB S.Kep., Ners, M.Kep, Santi Rinjani S.Kep., Ners., M.Kep, Yusni Ainurrahmah S.Kep., Ners., M.si dan Ridwan Riadul Jinan S.KM., M.Si.

Sedangkan untuk teknis dilapangan dibantu oleh Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana, di antaranya, Arya, Salsabila, Farhan dan Nanda sebagai pendamping praktik lapangan.

Program ini mengombinasikan edukasi kesehatan berbasis bukti dengan penggunaan simulasi digital untuk meningkatkan kesiapsiagaan keluarga menghadapi situasi darurat di rumah.

Baca Juga:Sepak Terjang BUMD Jabar PT Jasa Sarana yang Kelola Tambang Ilegal dan Ngemplang Pajak!Aliansi Ulama dan Tokoh Jawa Barat Tolak Pendirian Patung Bung Karno!

Yani menjelaskan bahwa metode simulasi digital dapat meningkatkan pemahaman peserta secara signifikan dengan proses pemberian pemahaman yang komunikatif.

Dengan metode simulasi digital membuat proses belajar lebih interaktif dan aplikatif. Peserta dapat memvisualisasikan langkah-langkah pertolongan pertama secara nyata.

‘’Ini akan membuat peserta lebih percaya diri saat menghadapi kondisi kegawatan di rumah,” ujarnya.

Pemberian Materi Secara Digital

Untuk materi yang diberikan adalah untuk penanganan kejadian yag biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

0 Komentar