JABAR EKSPRES – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor menghadirkan ruang publik baru bagi warga Cibinong mulai terlihat dengan dimulainya penataan Situ Kabantenan.
Kawasan tersebut ditargetkan menjadi destinasi rekreasi baru yang terintegrasi dengan kegiatan Car Free Day (CFD) di pusat kota.
Pengerjaan diawali dengan pengerukan besar-besaran menggunakan alat berat amfibius untuk mengatasi sedimentasi yang telah menumpuk selama bertahun-tahun.
Baca Juga:Ogah Imbang, Persib Maunya Menang!Jung Sang Penyelamat! Persib Menang Dramatis 10 Pemain, Dewa United Dipaksa Pulang Tanpa Gol
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menjelaskan bahwa normalisasi menjadi langkah mendesak mengingat kondisi situ yang sudah dangkal.
“Sedimentasinya sudah cukup tinggi. Kita disupport oleh DPRD dengan beberapa alat baru, yaitu amfibius,” ujarnya, Rabu (26/11).
Rudy menambahkan, Pemkab Bogor telah menjalin kerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna mempercepat penataan kawasan tersebut.
Ia berharap dalam waktu dekat masyarakat sudah bisa memanfaatkan situ sebagai wahana rekreasi.
“Mudah-mudahan minggu berikutnya perahu karet yang ada di Plaza sudah bisa dioperasikan di Situ Kabantenan,” katanya.
Menurut Rudy, Dinas PUPR Kabupaten Bogor langsung turun melakukan pengerjaan, mulai dari pengerukan sedimentasi hingga penataan tepian situ.
Selain untuk normalisasi, sejumlah area juga disiapkan sebagai lokasi dermaga perahu serta ruang publik bagi pengunjung CFD.
Baca Juga:Eiger Adventure Land Jadi Mitra Menko PMK–BNPB Menghijaukan PuncakKolaborasi Humas Jadi Pondasi Kepercayaan Publik, Pesan Tegas Menkomdigi di AMH 2025
Dalam rencana jangka panjang, Pemkab Bogor menargetkan konektivitas antara beberapa situ di kawasan Cibinong. Tahap awal dimulai dari penyambungan saluran air Situ Cikaret menuju Situ Kabantenan secara bertahap.
