JABAR EKSPRES – Tim Dosen Unversitas Bhakti Kencana yang bergabung dengan mahasiswa, telah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mengambil tema, “Optimalisasi Peran Kader PKK dan Posyandu Kelompok Bunga Ros Kelurahan Binong, Kecamatan Batununggal, dalam Upaya Pencegahan dan Penanganan Kegawatdaruratan Hipertensi”, pada bulan Oktober-Desember 2025.
Tim dosen ini diketuai oleh Nur Intan Hayati Husnul Khotimah, M.kep., Widyawati, S.Kp., M.Kep., Tri Nur Jayanti, M.Kep., Agus Miraj Darajat, M.Kes juga mahasiswa dari Program Studi S1 Keperawatan yang tergabung dalam TIMKES FAMERTA Unversitas Bhakti Kencana bekerjasama dengan mitra Kader PKK dan Posyandu Binong.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader dalam upaya pencegahan dan penanganan kegawatdaruratan hipertensi secara mandiri dan berkelanjutan di tingkat komunitas.
Baca Juga:Motor Listrik Yamaha Jog E Resmi Meluncur, Desain Mirip Honda EM1 e tapi Harga Lebih Murah20 Ucapan Hari Guru Nasional yang Menyentuh Hati dan Penuh Makna, Cocok untuk Guru Favoritmu
Kader PKK dan Posyandu merupakan garda terdepan dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat, khususnya dalam mendeteksi dan menangani kasus kegawatdaruratan yang kerap terjadi di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan pemberdayaan yang dilakukan di kelompok bunga ros Kelurahan Binong, Kecamatan Batununggal, para kader dibekali kemampuan untuk mengenali tanda bahaya hipertensi, melakukan pencegahan sejak dini, serta memberikan tindakan awal pada kondisi darurat seperti hipertensi krisis.
Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas kader agar mampu berperan aktif sebagai pendamping kesehatan keluarga.
Pelatihan mencakup edukasi mengenai faktor risiko hipertensi, simulasi tindakan penanganan awal saat muncul tanda kegawatdaruratan seperti sakit kepala hebat maupun penurunan kesadaran, pelatihan teknik relaksasi untuk membantu menstabilkan kondisi pasien, serta pengenalan berbagai obat-obatan herbal yang dapat mendukung pengelolaan hipertensi secara aman dan tepat.
Melalui pendekatan praktik langsung, kader kelompok bunga ros dilatih untuk melakukan asesmen cepat, memberikan pertolongan awal yang tepat, serta mengorganisir rujukan ke fasilitas kesehatan terdekat secara efektif.
Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader, tetapi juga memperkuat jejaring kolaborasi antara PKK, Posyandu, dan masyarakat setempat dalam menciptakan lingkungan yang lebih siap menghadapi situasi darurat.
Kegiatan pengabdian masyarakat meliputi rangkaian pendidikan kesehatan, simulasi, dan praktik penanganan kegawatdaruratan hipertensi dalam kehidupan sehari-hari.
