Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem, Polres Cimahi Petakan Titik Rawan Bencana

Kapolres Cimahi AKBP Endy Desianto saat Memberikan Keterangan Terkait Siap Siaga Bencana di Wilayah Cimahi-KBB
Kapolres Cimahi AKBP Endy Desianto saat Memberikan Keterangan Terkait Siap Siaga Bencana di Wilayah Cimahi-KBB (mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menghadapi ancaman cuaca ekstrem dan potensi bencana alam, Polres Cimahi memperkuat kesiapsiagaan melalui Apel Siaga Tanggap Bencana Hidrometeorologi. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan SIM Mapolres Cimahi, Rabu (4/11/2026).

Sebanyak 380 personel gabungan dari berbagai instansi terkait dilibatkan dalam apel tersebut. Kesiapsiagaan ini difokuskan pada pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami bencana, terutama kawasan rawan tanah longsor di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.

Kapolres Cimahi AKBP Endy Desianto mengatakan, pihaknya telah mencermati sejumlah titik yang memiliki potensi kerawanan bencana, khususnya tanah longsor. Selain itu, fenomena cuaca ekstrem seperti angin puting beliung juga menjadi perhatian karena sulit diprediksi.

Baca Juga:PGN Perkuat Pengembangan Bisnis dan Operasional Berbasis Energi Rendah KarbonXPENG Resmikan Experience & Service Center ke-11 di Bandung, Hadirkan Layanan 3S Terintegrasi

“Terkait siaga bencana ini, agar masyarakat mulai memahami karakteristik daerahnya sendiri, kemudian melakukan pencegahan dengan sama-sama melibatkan, kemudian memberikan informasi kepada kami apabila terjadi bencana yang sudah terjadi, kita akan siap membantu,” tegas Endy kepada awak media.

Mengenai akses pelaporan bagi masyarakat ketika terjadi bencana, Endy menyebut layanan kepolisian melalui nomor 110 dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi awal.

“110 itu memang internal polri, tapi kita akan dengan nomor itu apabila memang sifatnya bencana, kita akan sama-sama datang menginformasikan, saya akan menginformasikan dengan instansi terkait,” bebernya.

Endy menjelaskan, pelaksanaan apel siaga tersebut sengaja melibatkan sejumlah unsur pimpinan daerah, di antaranya Wali Kota Cimahi, Bupati Bandung Barat, serta Dandim.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menghadapi kemungkinan meningkatnya intensitas bencana pada periode mendatang.

“Maka dari itu, sedini mungkin kita melaksanakan apel tanggap bencana ini untuk bersama-sama melakukan koordinasi, kerja sama, penanggulangan bersama di daerah yang mungkin nanti ke depan ada yang kita harus lakukan penanganan agar tidak bekerja sendiri-sendiri, tapi bersama-sama,” kata Endy.

Menurutnya, sinergi antar lembaga menjadi bagian penting agar penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif. Dengan demikian, masyarakat yang terdampak, khususnya di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat, bisa mendapatkan pelayanan dan bantuan secara optimal.

Baca Juga:Perkuat Pasokan Energi Nasional, PGN LNG Terima 25 Kargo LNG Hingga Triwulan III 2026Tampil dengan Wajah Baru, Terrazo Food & Venue Festival Citylink Hadirkan Sensasi Kuliner dan Ruang Hangout

Terkait langkah penanganan sebelum, saat, hingga setelah bencana, Polres Cimahi juga mendorong penguatan upaya pencegahan serta pembentukan tim koordinasi bersama.

0 Komentar