Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu:
1. Tahap pertama adalah identifikasi, dimulai dengan koordinasi bersama Ketua Kader PKK kelompok bunga ros, serta melakukan pendataan dan identifikasi faktor risiko hipertensi pada masyarakat.
Pada tahap ini, kader diperkenalkan cara menilai risiko tinggi, seperti riwayat hipertensi, pola makan tinggi garam, kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, sertakeluhan yang berpotensi menuju kondisi gawat darurat.
2. Tahap kedua adalah edukasi, yaitu penyampaian materi mengenai faktor risiko hipertensi, tanda dan gejala yang harus diwaspadai seperti sakit kepala hebat, pusing mendadak, nyeridada, sesak napas, hingga penurunan kesadaran.
Baca Juga:Motor Listrik Yamaha Jog E Resmi Meluncur, Desain Mirip Honda EM1 e tapi Harga Lebih Murah20 Ucapan Hari Guru Nasional yang Menyentuh Hati dan Penuh Makna, Cocok untuk Guru Favoritmu
Materi juga mencakup teknik relaksasi sederhana untuk membantu menurunkan kecemasan dan stabilisasi kondisi pasien, serta pengenalan obat-obatan herbal yang aman sebagai pendukung pengelolaan hipertensi.
3. Tahap ketiga adalah praktik atau simulasi, dimana kader dilatih langsung untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah yang benar, mengenali perubahan kondisi pasien, dan memberikan pertolongan awal pada hipertensi darurat.
Kader juga mempraktikkan teknik relaksasi dasar, penanganan awal saat pasien mengalami pusing berat atau hampir pingsan, serta cara membantu pasien tetap stabil sebelum mendapatkan rujukan medis lebih lanjut.
4. Tahap keempat adalah evaluasi, dilakukan untuk menilai peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader setelah mengikuti rangkaian kegiatan.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan kader memahami faktor risiko hipertensi, mengenali tanda kegawatdaruratan, menerapkan teknik relaksasi, serta memberikan pertolongan awal secara cepat dan tepat.
Kader juga mampu menjawab pertanyaan dengan baik dan dapat mensimulasikan kembali langkah penanganan sesuai materi yang telah diajarkan.
Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen Universitas Bhakti Kencana ini mendapatkan respon positif dari peserta pengabdian masyarakat serta mereka sangat antusias dalam mengikuti seluruh kegiatan.
Baca Juga:Begini Cara Cek Wilayah Rumah Kamu Sudah Terjangkau Internet Raykat Rp100 Ribu/bulan atau BelumCek Daftar Diskon Tiket Kereta, Kapal Laut, hingga Pesawat untuk Libur Nataru 2025/2026
Ketua Kader, Rosa Silawati S.Sos, mengucapkan terima kasih atas penyelenggaraan program pengabdian ini, “Terima kasih kepada tim pengmas atas undangannya kepada kader PKK dan Posyandu kelompok bunga ros di Kelurahan Binong. Kegiatan edukasi tentang pencegahan dan penanganan kegawatdaruratan hipertensi ini sangat bermanfaat karena meningkatkan kesiapsiagaan kader dan masyarakat.”
