JABAR EKSPRES – Kebutuhan alat bantu mobilitas bagi anak penyandang disabilitas di Kota Cimahi terus meningkat, menyoroti adanya kesenjangan layanan sosial yang belum sepenuhnya terjawab oleh pemerintah.
Pada Rabu (19/11/2025) lalu, sembilan anak dari berbagai kelurahan menerima kursi roda bantuan dari Yayasan Kursi Roda dan Persahabatan Asia Indonesia (WAFCAI).
antuan ini menjadi bukti bahwa dukungan dasar bagi kelompok rentan masih sangat bergantung pada peran donatur dan relawan.
Baca Juga:Jung Sang Penyelamat! Persib Menang Dramatis 10 Pemain, Dewa United Dipaksa Pulang Tanpa GolEiger Adventure Land Jadi Mitra Menko PMK–BNPB Menghijaukan Puncak
Acara penyerahan bantuan yang digelar di Pendopo DPRD Kota Cimahi menunjukkan tingginya kebutuhan alat bantu yang tidak selalu dapat dipenuhi oleh pemerintah.
Banyak anak penerima bantuan mengalami hambatan mobilitas sejak lahir atau akibat kondisi kesehatan tertentu, sementara sebagian besar keluarga mereka tidak mampu membeli kursi roda khusus yang harganya relatif mahal.
Kepala Dinas Sosial Kota Cimahi, Totong Solehudin, menegaskan bahwa akses terhadap alat bantu bukan sekadar perlengkapan tambahan, melainkan bagian dari kebutuhan dasar untuk kemandirian penyandang disabilitas.
“Setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian, perlindungan, dan fasilitas. Bantuan ini bukan hanya alat, tetapi penopang penting bagi tumbuh kembang dan mobilitas mereka,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (24/11/25).
Totong juga menyoroti peran keluarga dan lingkungan dalam memaksimalkan potensi anak. Menurutnya, kelebihan anak-anak merupakan jalan menuju keberkahan bagi orang tua.
“Tidak boleh ada penyesalan ataupun kekecewaan dalam menjalani kehidupan. Jalani, nikmati, dan syukuri,” katanya.
Di balik apresiasi yang disampaikan kepada WAFCAI, DPRD, dan para relawan sosial, Totong menekankan pentingnya dukungan lintas pemangku kepentingan untuk memperkuat intervensi terhadap kelompok rentan.
Baca Juga:Kolaborasi Humas Jadi Pondasi Kepercayaan Publik, Pesan Tegas Menkomdigi di AMH 2025Manchester City Kepincut Bintang Muda Bundesliga, Said El Mala Jadi Target Utama
Meski begitu, kebutuhan alat bantu yang terus meningkat menunjukkan bahwa perlindungan sosial di Cimahi masih memerlukan percepatan dan konsistensi kebijakan.
Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, menambahkan urgensi isu ini berdasarkan pengalamannya merawat anak berkebutuhan khusus.
“Harga kursi roda khusus tidak murah. Bantuan ini sangat membantu warga kami yang membutuhkan. Semoga dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Wahyu menegaskan komitmen DPRD untuk mendorong kebijakan yang memastikan layanan sosial berjalan merata dan tidak semata bergantung pada kegiatan bantuan dan donasi.
