Kemah Harmoni Lintas Agama di Situ Leutik Wujudkan Generasi Penerus Toleransi di Kota Banjar

Kemah Harmoni Lintas Agama di Situ Leutik Wujudkan Generasi Penerus Toleransi di Kota Banjar
Para peserta Kemah Harmoni Lintas Agama berfoto bersama bersama FKub Kota Banjar di Situ Leutik Desa Cibeureum Kecamatan Banjar. Mereka menggelar kemah harmoni untuk meregenarasi kerukunan antar umat agama. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Salah satu momen yang paling berkesan adalah ketika seluruh peserta bersama-sama menyaksikan pertandingan sepak bola Persib Bandung melawan Dewa United melalui layar yang dipasang di lokasi kemah. Kegiatan nobar (nonton bareng) ini berhasil menciptakan euforia kebersamaan, di mana sorak-sorai kegembiraan melebur menjadi satu, tak peduli latar belakang agama masing-masing,” katanya.

Wakil Wali Kota Bajar Supriana yang ikut hadir dalam acara Kemah Harmoni Lintas Agama di Situ Leutik ini mengatakan, kegiatan itu menjadi ruang dialong yang hidup dan dinamis.

Para pemuda tidak hanya belajar teori kerukunan, tetapi langsung mempraktikkannya dalam interaksi sehari-hari selama kemah. Mereka berbagi tenda, berdiskusi, bercengkrama, dan bekerja sama dalam tugas-tugas kemah, yang pada akhirnya memupuk rasa saling pengertian dan menghargai.

Baca Juga:Wujudkan Toleransi, Vihara Dhanagun Bogor Bukber dan Santuni 400 Anak YatimLBH Bandung: Kasus Intoleransi Agama di Jawa Barat Tidak Berkurang

“Keberhasilan kegiatan ini memberikan sinyal yang sangat positif bagi masa depan Kota Banjar. Dengan adanya generasi muda yang terpupuk rasa toleransinya sejak dini, harmoni dan kedamaian antarumat beragama di kota ini bukan hanya menjadi kenangan, tetapi akan terus hidup dan berkembang sebagai warisan budaya yang tak ternilai harganya,” kata Supriana. (CEP)

0 Komentar