JABAR EKSPRES – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) kian dekat, Komisi V DPRD Jawa Barat pun mulai rajin memantau sejumlah venue olahraga tingkat provinsi itu.
Salah satu yang disorot adalah venue olahraga ski air. Debir airnya dinilai kurang memadai.
Hal itu berdasarkan hasil temuan Anggota Komisi V Encep Sugiana, Kamis (29/10). Politikus PKS itu sengaja meninjau venue ski air yang rencananya digelar di kawasan Kota Baru Parahyangan.
Baca Juga:Tak Sekadar Razia, Operasi Patuh Lodaya di Singaparna Hadirkan Edukasi hingga Cek Kesehatan GratisSekda Jateng Bakal Tindak Tegas ASN Terlibat Judi Online
Namun hasil temuan yang didapat kurang memuaskan. Salah satu perhatiannya soal debit air. Menurutnya, debit air yang ada belum memadai untuk digunakan kompetisi.
“Kondisinya tak memadai untuk ski air,” katanya.
Menurut Encep, kondisi di lapangan menunjukkan ketersediaan air masih menjadi persoalan yang perlu segera ditangani. Salah satu opsi yang dapat dikaji adalah upaya penambahan atau suplai air untuk memenuhi kebutuhan venue.
Namun, upaya tersebut perlu mempertimbangkan kondisi sumber daya air di Jawa Barat serta kelayakan teknis pelaksanaannya.
“Saat ini kan lagi kemarau juga, ” katanya.
Dalam kesempatan itu, Encep juga membuka opsi untuk pemindahan venue. Itu dilakukan jika penambahan debit air tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat.
Walaupun, penentuan lokasi alternatif juga menjadi tantangan yang harus segera dicarikan solusinya agar pelaksanaan pertandingan tidak terkendala. Bagi Encep, kepastian mengenai kesiapan venue sangat penting.
Karena cabang olahraga ski air akan mempertandingkan 18 nomor dalam PORPROV XV Jawa Barat Tahun 2026. Seluruh nomor pertandingan tersebut diharapkan dapat terlaksana dengan baik sehingga para atlet dari kabupaten dan kota peserta dapat mengikuti kompetisi sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang berlaku.(son)
