Viral!! Anak-Anak Jadi Target Rekrutmen Teroris Lewat Media Sosial dan Game Online 

Viral!! Anak-Anak Jadi Target Rekrutmen Teroris Lewat Media Sosial dan Game Online 
Viral!! Anak-Anak Jadi Target Rekrutmen Teroris Lewat Media Sosial dan Game Online 
0 Komentar

2. Gangguan Emosional dan Mental

  • Paparan konten radikal mampu memicu:
  • Ledakan emosi dan kemarahan yang tidak terkendali.
  • Perasaan cemas, takut, hingga paranoia berlebihan.
  • Depresi karena merasa memiliki “misi suci” dari kelompok tertentu.

3. Isolasi Sosial

  • Menjauh dari keluarga karena dianggap “tidak sejalan”.
  • Menghindari teman lama dan hanya ingin berinteraksi dengan kelompok tertentu.
  • Menolak kegiatan sekolah atau organisasi.

Orang Tua Harus Lebih Waspada

Di tengah maraknya aktivitas digital, orang tua diimbau untuk:

  • Membangun komunikasi terbuka dan penuh empati dengan anak.
  • Mengawasi penggunaan media sosial dan game online, termasuk durasi dan interaksi mereka.
  • Memperkuat pemahaman agama dan ideologi dengan cara yang benar dan moderat.

Langkah-langkah preventif ini penting agar anak tidak mudah terjebak dalam jebakan kelompok radikal yang semakin canggih dalam memanfaatkan ruang digital.

0 Komentar