Job Fair Bandung 2025, Pencari Kerja Melihat Peluang di Tengah Persaingan Ketat

Job Fair Bandung 2025, Pencari Kerja Melihat Peluang di Tengah Persaingan Ketat
Pencari kerja memberikan berkas lamaran di salah satu stan perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan saat gelaran Job Fair 2025 di Kiara Artha Park, Kota Bandung, Rabu (19/11). Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung menggelar bursa kerja yang menghadirkan 3.551 lowongan kerja dalam negeri, 6.702 lowongan kerja luar negeri dari 42 perusahaan yang bertujuan untuk menekan angka pengangguran terbuka di Kota Bandung. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Ribuan pencari kerja memadati Kiara Artha Park pada pembukaan Job Fair 2025, Rabu (19/11). Di tengah lebih dari 10.000 lowongan yang ditawarkan 42 perusahaan, sebagian pengunjung datang dengan harapan baru, sebagian lainnya membawa kegelisahan atas ketatnya persaingan kerja di Bandung.

Seorang pencari kerja, Marlina (23) mengaku sudah datang sejak pagi. Harapan membuncah, dirinya menyiapkan lebih dari sepuluh lamaran untuk posisi administrasi dan customer service.

“Saya sudah hampir setahun mencari kerja. Semoga di sini bisa ada yang nyantol,” ujarnya saat diwawancarai Jabar Ekspres di lokasi, Rabu (19/11).

Baca Juga:Tak Sekadar Job Fair, Cimahi Hadirkan Sistem ‘Biro Jodoh’ Tenaga Kerja!Disnaker Bandung Targetkan Pengangguran Turun Satu Persen Lewat Job Fair Kecamatan

Meski optimistis, Rina menyebut peluang untuk lulusan baru masih terbatas. “Biasanya butuh pengalaman minimal satu atau dua tahun. Padahal saya baru magang. Jadi harus bersaing dengan yang sudah kerja duluan,” sebutnya.

Harapan serupa disampaikan oleh Fauzan (29), seorang mantan karyawan ritel. Dia menghadiri job fair ini untuk mencari posisi di sektor perdagangan atau perbankan.

“Lowongan banyak, tapi persaingan juga besar. Saya lihat tadi banyak pelamar untuk posisi yang sama,” katanya.

Fauzan menambahkan, proses rekrutmen yang kini serba digital membuatnya harus cepat menyesuaikan diri.

“Sekarang semuanya lewat aplikasi atau barcode. Buat saya yang biasa lamar langsung bawa map, agak kagok, tapi ya harus ikut perubahan,” ungkapnya.

Pantauan Jabar Ekspres, job fair tahun ini menghadirkan lowongan dari sektor perdagangan, industri pengolahan, jasa keuangan, properti, hingga jasa lain. Sistem pendaftaran dan lamaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui pemindaian barcode di setiap stan perusahaan.

Bagi sebagian pencari kerja, kemudahan itu mempersingkat proses. Namun, sejumlah pelamar mengaku tetap khawatir tersaring di tahap awal karena penilaian administrasi yang berlangsung cepat dan otomatis.

Baca Juga:Job Fair Bogor 2025, Disnaker Targetkan 600 Warga Terserap Kerja di Plaza Jambu DuaTekan Angka Pengangguran, Pemkab Bandung dan 37 Perusahaan Buka Lowongan Kerja di Job Fair Spirit Bedas 2025

Meski begitu, mereka tetap berharap bursa kerja dua hari ini membuka jalan baru. “Setidaknya ada kesempatan mencoba langsung ke banyak perusahaan dalam satu tempat,” kata Rina.

Job fair terakhir yang digelar pada Juni 2025 mencatat lebih dari 3.000 pengunjung dan menempatkan lebih dari 1.400 orang. Angka itu menjadi alasan sebagian pencari kerja kembali datang tahun ini.

0 Komentar