JABAR EKPRES – Pemerintah Kota Cimahi terus mendorong lahirnya aparatur sipil negara (ASN) yang berintegritas, inovatif, dan inspiratif.
Melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD), Pemkot Cimahi menggelar ajang ASN Teladan Kota Cimahi 2025 sebagai langkah konkret memperkuat budaya kinerja dan keteladanan di kalangan ASN.
Grand Final ASN Teladan Kota Cimahi 2025 digelar di kompleks Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Raden Demang Hardjakusumah, RABU (12/11/2025).
Baca Juga:Momentum Hari Pahlawan, Billy Martasandy Ajak Generasi Muda Jadi Pejuang di Era ModernPembangunan PLTA Upper Cisokan Dipastikan Sesuai Aturan dan Bawa Manfaat bagi Masyarakat
Sebanyak 15 finalis berkompetisi dari tiga kategori berbeda, yakni ASN Jabatan Struktural, Fungsional, dan Pelaksana. Para finalis tampil mengenakan pakaian adat dan menjawab pertanyaan langsung dari dewan juri secara terbuka.
Salah satu peserta, Yani Handayani, finalis kategori Pelaksana dari Dinas Kesehatan Kota Cimahi, mengaku pengalaman mengikuti ajang tersebut memberikan pelajaran berharga.
“Ikut lomba ini seru ya, campur aduk. Ada galaunya, ada stres juga karena enggak terbiasa bicara di depan umum sendiri, kalau bekerja biasanya bareng tim,” ujarnya
Sebelum mencapai babak final, Yani melewati proses seleksi yang meliputi pembuatan makalah, video profil, hingga paparan terkait kinerja dan inovasi kerja.
“Ditanya juga soal pengetahuan aturan dan kebijakan seputar ASN. Untuk di grand final ini lebih didalami implementasi kinerja pada tugasnya,” katanya.
Yani menegaskan, keikutsertaannya bukan semata kompetisi, tetapi bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Menurut saya, profesi ASN ini bukan sekadar bekerja, tapi utamanya melayani. Kalau dilakukan dengan hati, maka kita semua bisa menjadi teladan di tempat tugas masing-masing,” tuturnya.
Baca Juga:Pabrik Pengelolaan Sampah Senilai USD 200 Juta Bakal Dibangun di Jawa Tengah!FSRU Lampung Terima Kargo LNG, Jaga Keandalan Layanan Energi untuk Kelistrikan
Sementara itu Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira, mengatakan ajang ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ASN yang berdaya saing tinggi.
“Ke depan, Pemkot Cimahi harus memiliki insan-insan ASN yang inovatif. Tantangan layanan pemerintahan dan pembangunan akan semakin tidak mudah. Maka dibutuhkan kreativitas, inovasi dari teman-teman ASN Kota Cimahi,” ujarnya.
Menurut Adhitia, pemahaman ASN terhadap visi, misi, serta program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi periode 2025–2030 menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
“Termasuk absensi, baik itu absensi dalam bekerja maupun saat apel. Penting karena hal ini bagian dari penegakan disiplin dan taat aturan ASN,” imbuhnya.
