Pemprov Jabar Sodorkan 104 Proyek Strategis, Targetkan Investasi Rp186 Triliun

Pelabuhan Patimban jadi salah satu sarana penopang ekonomi Jabar. Khususnya wilayah Rebana. (son)
Pelabuhan Patimban jadi salah satu sarana penopang ekonomi Jabar. Khususnya wilayah Rebana. (son)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi Jabar terus berupaya menggenjot aliran investasi ke tanah Pasundan. Salah satunya dengan kembali menghadirkan West Java Investment Summit (WJIS) 2025.

Pemprov ingin kembali memikat investor pada event tahunan itu. Kali ini proyek investasi yang ditawarkan juga tidak kaleng-kaleng.

Total ada 104 proyek investasi yang disodorkan kepada para investor. Jika ditaksir, nilai proyek itu tembus Rp186,29 triliun.

Baca Juga:Momentum Hari Pahlawan, Billy Martasandy Ajak Generasi Muda Jadi Pejuang di Era ModernPembangunan PLTA Upper Cisokan Dipastikan Sesuai Aturan dan Bawa Manfaat bagi Masyarakat

Rinciannya terdiri dari 41 proyek siap ditawarkan dan 63 potensi investasi baru. Itu tersebar di wilayah Jawa Barat. Mulai dari pengelolaan limbah, kawasan industri, hilirisasi, hingga infrastruktur.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat Dedi Taufik menuturkan, rencananya WJIS itu bakal digelar 14 November nanti. Dan dipusatkan di Kota Bandung.

Rencananya lebih dari 600 peserta akan hadir di forum tersebut. Termasuk 25 kedutaan besar dan 300 calon investor dari berbagai negara.

Dedi menuturkan, selama ini Jabar juga telah menorehkan catatan positif soal investasi. “Sekarang itu sudah tembus 80,5 persen dari target tahun ini sebesar Rp271 triliun, ” katanya, Senin (10/11).

Dedi melanjutkan, dari total investasi tersebut, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mendominasi dengan nilai Rp119,2 triliun atau 54,7 persen, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp98,9 triliun atau 45,3 persen.

Pihaknya juga mengklaim bahwa kucuran investasi itu juga telah menyerap tenaga kerja. “Penyerapan tenaga kerja hingga 303.469 orang,” sambungnya. (son)

0 Komentar