Adu Gaya dan Performa! Yamaha Aerox 155 vs Honda Airblade 160 2026, Mana yang Lebih Layak Dibeli? Cek Disini!

Adu Gaya dan Performa! Yamaha Aerox 155 vs Honda Airblade 160 2026, Mana yang Lebih Layak Dibeli
Adu Gaya dan Performa! Yamaha Aerox 155 vs Honda Airblade 160 2026, Mana yang Lebih Layak Dibeli?
0 Komentar

Sementara itu, Honda Airblade 160 2026 menggunakan mesin 160 cc eSP+ 4 katup berpendingin cairan, yang menghasilkan tenaga 15,1 dk pada 8.000 rpm dan torsi 14,8 Nm pada 6.000 rpm. Angka torsinya sedikit lebih tinggi dari Aerox, menjadikan Airblade lebih spontan saat tarikan awal dan menanjak.

Bobot Airblade juga lebih ringan, hanya 113 kg, dibandingkan Aerox yang sekitar 125 kg. Kombinasi ini membuat akselerasinya terasa lebih ringan dan efisien di lalu lintas perkotaan.

Kesimpulannya:

Aerox 155: unggul di kestabilan dan karakter sporty dengan tenaga halus.Airblade 160: unggul di respons tarikan awal dan bobot ringan yang lincah.

Baca Juga:Pengajuan KUR BRI Ditolak? Ini 5 Penyebab Umum dan Solusinya untuk UMKM!Ini Prompt Buat Foto Snow di Gemini AI Viral Mudah Banget Anti Gagal dan Gratis!

3. Fitur dan Kenyamanan Berkendara

Dalam hal fitur, keduanya sama-sama modern, tapi memiliki fokus yang berbeda.

Yamaha Aerox 155 unggul pada sisi konektivitas dan pengalaman berkendara. Ia sudah dibekali Y-Connect yang dapat menghubungkan motor ke smartphone, menampilkan notifikasi, konsumsi BBM, hingga jadwal servis.

Aerox juga punya Stop & Start System (SSS), Smart Key System, dan panel digital full LCD yang informatif.

Honda Airblade 160 2026, meskipun belum memiliki konektivitas smartphone, tetap kaya fitur praktis. Ada Smart Key System, port USB di bawah jok, dan bagasi besar 23 liter yang mampu menampung helm full-face. Versi tertingginya juga sudah menggunakan rem ABS depan, sedangkan varian standar masih memakai tromol di belakang.

Untuk kenyamanan, Airblade terasa lebih empuk berkat suspensi ganda di belakang dan rangka baru model backbone tubular yang diklaim lebih kuat dari eSAF. Sementara Aerox masih mengandalkan suspensi belakang tunggal dengan setting agak keras, cocok untuk pengendara yang suka kecepatan dan stabilitas di jalan lurus.

4. Konsumsi Bahan Bakar dan Efisiensi

Dua motor ini sama-sama irit untuk kelas 150–160 cc.

Aerox dikenal efisien dengan sistem Blue Core dan SSS yang membantu menghemat bahan bakar saat berhenti di lampu merah. Konsumsi rata-ratanya berkisar di 40–45 km/l tergantung gaya berkendara.

Baca Juga:Cara Edit Foto Snow di Gemini AI yang Lagi Viral, Hasilnya Kayak Film Korea!7 Motor Listrik Konsep Paling Nyentrik di Dunia, Bentuknya Nggak Masuk Akal Tapi Keren

Sementara Airblade 160 dengan teknologi eSP+ juga tidak kalah hemat, mencapai 42–46 km/l di kondisi normal. Mesin 4 katup barunya memberikan keseimbangan antara tenaga dan efisiensi.

0 Komentar