Pemkab Bogor Bangun Sinergi Lingkungan dan Ekonomi, Dimulai Dari Program Penghijauan Serentak

Pemkab Bogor Bangun Sinergi Lingkungan dan Ekonomi Lewat Program Penghijauan
Pemkab Bogor memilih jalur hijau: membangun sinergi antara kelestarian lingkungan dan pertumbuhan ekonomi rakyat/Foto: Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Di tengah gempuran urbanisasi dan perubahan iklim, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memilih jalur hijau: membangun sinergi antara kelestarian lingkungan dan pertumbuhan ekonomi rakyat.

Melalui program penghijauan terpadu, Bogor tak hanya menanam pohon, tetapi juga menumbuhkan harapan ekonomi baru bagi masyarakat.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, konsep pembangunan ke depan harus selaras dengan keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga:Jawa Tengah Berpotensi Besar dalam Pengembangan Ekonomi SyariahWujudkan Jateng Penumpu Pangan dan Industri, Pemprov Libatkan Sektor Pendidikan Vokasi

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat agar pertumbuhan ekonomi tidak merusak ekosistem yang menjadi penopangnya.

“Kita berharap dunia investasi tumbuh, pengangguran berkurang, dan ekonomi masyarakat kembali pulih. Program ini harus beriringan dengan semangat Kementerian Lingkungan Hidup, BNPB, serta seluruh pelaku usaha di wilayah Bogor Selatan,” ujarnya, Kamis (6/11).

Rudy menilai, penghijauan bukan hanya upaya menjaga keseimbangan alam, tetapi juga sumber ekonomi baru, terutama di kawasan wisata seperti Cisarua dan Puncak.

“Sungai bukan hanya tempat mengalirnya air, tapi juga daya tarik wisata. Di wilayah seperti Cisarua atau Puncak, sungai yang terawat bisa menjadi potensi ekonomi. Namun pertanyaannya, sudahkah kita menjaga kelestariannya?” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menggelar penanaman pohon serentak pada 13 November 2025, yang dipusatkan di Enchanting Valley, Cisarua, serta diikuti secara daring dari berbagai titik di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) mulai dari perbatasan Cianjur hingga Bekasi.

Untuk menjamin keberlanjutan kegiatan, Pemkab Bogor akan melakukan pemantauan berkelanjutan melalui dokumentasi udara (drone) sebelum, saat, dan setelah penanaman, hingga satu tahun pascakegiatan. Langkah ini menjadi bagian dari sistem pengawasan agar program penghijauan benar-benar berdampak nyata.

Selain itu, Bupati Rudy juga mengajak seluruh pelaku usaha wisata di kawasan Puncak untuk aktif berpartisipasi dalam penghijauan di sekitar area usahanya.

Baca Juga:Erick Thohir Targetkan Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia 2030 dan 100 Besar FIFACristiano Ronaldo Isyaratkan Pensiun: Akui Sudah Siap, Tapi Akan Sulit

“Menjaga alam adalah investasi jangka panjang. Ketika lingkungan lestari, wisata hidup, ekonomi rakyat pun tumbuh,” tandasnya.

0 Komentar