JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan DPRD Kota Bogor bersepakat memperkuat arah pembangunan daerah lewat empat agenda strategis yang dibahas dalam rapat paripurna, Selasa (4/11/2025).
Fokus utama: efisiensi anggaran dan peningkatan layanan publik melalui rancangan tiga peraturan daerah baru dan penyusunan KUA-PPAS 2026.
Empat agenda itu mencakup Raperda tentang Kesehatan, Perlindungan Anak, dan Kota Cerdas (Smart City), serta pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026.
Baca Juga:ASBISINDO Targetkan Market Share Bank Syariah Naik 20 PersenDari CJIBF, 34 Investor Siap Investasi Senilai Total Rp5 Triliun di Jawa Tengah
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menegaskan, seluruh agenda disusun untuk menjawab tantangan pembangunan kota modern yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.
“Kebutuhan kota modern atau smarty city tentu harus mengakomodasi masalah kesehatan yang lebih komprehensif dan perlindungan anak agar keberlanjutan Kota Layak Anak tetap terjaga,” ujar Dedie kepada awak media di Gedung DPRD Kota Bogor, Selasa (4/11).
Terkait KUA-PPAS 2026, Dedie menekankan perlunya efisiensi dan restrukturisasi anggaran agar kegiatan prioritas daerah bisa tetap berjalan tanpa pemborosan.
“Intinya memang harus ada efisiensi di berbagai sektor, terutama pada pengadaan barang dan jasa, alat tulis kantor, hingga kebutuhan makan dan minum. Kami ingin memastikan sisa anggaran bisa dialokasikan untuk kegiatan-kegiatan yang lebih prioritas,” katanya.
Menurutnya, efisiensi bukan semata penghematan, tetapi penguatan tata kelola fiskal agar APBD benar-benar berorientasi pada hasil dan kesejahteraan warga.
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, mengatakan bahwa pembahasan tiga Raperda dan KUA-PPAS ini merupakan tahapan penting yang harus dilalui bersama antara legislatif dan eksekutif.
Kata Adityawarman, keseluruhan agenda diarahkan untuk memperkuat pencapaian visi Kota Bogor yang tertuang dalam slogan Bogor Beres, Bogor Maju.
Baca Juga:Konsisten Akselerasi UMKM Naik Kelas Dorong Segmen SME BSI Naik 12,20 PersenSantos Punya Mimpi Besar Bersama Neymar, Tapi Kantong Klub Tak Bisa Dipaksakan
“Harapannya tentu kegiatan prioritas tetap bisa terlaksana dengan menyeimbangkan kebutuhan dan efisiensi anggaran. Mudah-mudahan kita bisa menemukan titik tengah yang memungkinkan,” ujar Adityawarman.
Sebagai tindak lanjut, rapat paripurna penetapan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 dijadwalkan berlangsung pada 12 November 2025 mendatang.
