Banjir dan Longsor Meningkat, BPBD Bandung Pertimbangkan Status Siaga Bencana

Warga Banjaran Wetan Mulai Bersihkan Rumah Usai Tergenang Banjir
Warga RW 06 RT 01 Kampung Blok Desa, Desa Banjaran Wetan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, membersihkan material lumpur sisa-sisa banjir, Jumat (31/10/2025). Foto Agi/Jabar Ekspres
0 Komentar

Selain longsor, banjir juga melanda sejumlah titik di wilayah Bandung bagian selatan. Di antaranya RW 9 dan RW 10 Kampung Cijagra, Desa Bojongsoang, serta RW 20 Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsoang, dengan ketinggian air mencapai 20–100 sentimeter.

Banjir juga merendam RW 21 Kampung Mekarsari, Kelurahan Baleendah, serta ruas Jalan Raya Dayeuhkolot di depan Masjid Besar Ash Shofia dengan ketinggian genangan sekitar 50 sentimeter.

Meskipun sempat surut pada Minggu (2/11), genangan kembali muncul keesokan harinya di beberapa titik, seperti Kampung Bolero, Kampung Bojongasih, dan Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot.

Baca Juga:Irjen Pol Rudi Setiawan Resmi Menyandang Gelar Doktor di UNAIRUlang Tahun APSIFOR ke-18: Inspirasi Billy Martasandy untuk Generasi Psikolog Muda

Menurut Beni, intensitas hujan yang masih tinggi membuat pihaknya terus memantau kondisi lapangan.

“Kalau nanti kondisi semakin berat dan kejadian berulang, kami akan evaluasi kembali apakah tetap di status siaga atau naik ke tanggap darurat,” pungkasnya.

0 Komentar