Kadisdik Dedi Suardi Pilih Bungkam Soal Kacaunya Periodisasi Kepsek

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar Dedi Suardi saat diwawancara awak media belum lama ini. Ia
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar Dedi Suardi saat diwawancara awak media belum lama ini. Ia pilih bungkam saat ditanya soal anomali periodisasi kepala sekolah. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Apakah penghitungan periodisasi ini otomatis sinkron dari database Dapodik (Data Pokok Pendidikan), atau merupakan hasil input manual dari operator?” lanjut Encang.

Pertanyaan ini menjadi krusial untuk mengetahui sumber masalah yang sebenarnya. Jika kesalahan berasal dari proses sinkronisasi, maka perlu evaluasi terhadap integrasi antara sistem. Namun, jika merupakan input manual, maka diperlukan pembenahan dalam prosedur dan pelatihan bagi para operator.

Encang menambahkan keyakinannya bahwa jika ini murni kesalahan teknis di aplikasi, masalah tersebut seharusnya dapat ditangani dengan relatif mudah. “Karena sistem apapun, bisa ditelusuri dan diatasi. Bagaimanapun, aplikasi apapun adalah buatan manusia, sehingga pasti ada celah untuk diperbaiki,” ujarnya. (CEP)

Laman:

1 2
0 Komentar