“Apakah penghitungan periodisasi ini otomatis sinkron dari database Dapodik (Data Pokok Pendidikan), atau merupakan hasil input manual dari operator?” lanjut Encang.
Pertanyaan ini menjadi krusial untuk mengetahui sumber masalah yang sebenarnya. Jika kesalahan berasal dari proses sinkronisasi, maka perlu evaluasi terhadap integrasi antara sistem. Namun, jika merupakan input manual, maka diperlukan pembenahan dalam prosedur dan pelatihan bagi para operator.
Encang menambahkan keyakinannya bahwa jika ini murni kesalahan teknis di aplikasi, masalah tersebut seharusnya dapat ditangani dengan relatif mudah. “Karena sistem apapun, bisa ditelusuri dan diatasi. Bagaimanapun, aplikasi apapun adalah buatan manusia, sehingga pasti ada celah untuk diperbaiki,” ujarnya. (CEP)
