Lelah Tunggu Janji Pemerintah, Warga Wangunharja Pilih Perbaiki Jalan Secara Swadaya

Ilustrasi: warga tengah bergotong royong perbaiki jalan rusak. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
Ilustrasi: warga tengah bergotong royong perbaiki jalan rusak. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

“Proposalnya sudah kami siapkan, tapi kami masih menunggu kejelasan dari pemerintah kabupaten,” kata Sukmara.

Ia menjelaskan, informasi yang diterima pihak desa masih simpang siur. Belum ada kepastian apakah anggaran perbaikan jalan akan dimasukkan dalam APBD Perubahan 2025 atau dimasukkan dalam APBD murni tahun 2026.

“Kami berharap pemerintah bisa segera menindaklanjuti, karena warga sudah lelah menunggu,” tandasnya.

Baca Juga:Buka Suara Isu OTT, Wawalkot Tegaskan hanya Sebagai SaksiDugaan Penyalahgunaan Kewenangan di Lingkungan Pemkot, Wali Kota Bandung Buka Suara

Sekedar diketahui, Desa Wangunharja dikenal sebagai salah satu sentra sayuran di wilayah Lembang bagian barat. Setiap hari, hasil pertanian dari desa ini dikirim ke berbagai pasar tradisional hingga sentra distribusi di Lembang dan Ngamprah.

Ruas Jalan Cicalung menjadi satu-satunya akses utama bagi kendaraan pengangkut hasil pertanian. Namun, kerusakan jalan yang dibiarkan bertahun-tahun berpotensi mengganggu rantai pasok pertanian lokal.

“Meski pemerintah desa berupaya menyalurkan aspirasi warga, langkah nyata dari pemerintah kabupaten masih dinantikan. Bagi warga Wangunharja, gotong royong memperbaiki jalan menjadi simbol keteguhan mereka untuk tetap bertahan sekaligus bentuk keputusasaan atas janji pembangunan yang tak kunjung ditepati,” pungkas Sukmara. (Wit)

Laman:

1 2
0 Komentar